JAKARTA, MettaNEWS – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, melakukan kunjungan ke Telkom Landmark Tower (TLT) Jakarta untuk meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi di lingkungan TelkomGroup, Selasa (2/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan implementasi program berjalan optimal sekaligus berdialog langsung dengan para peserta magang, mentor, dan pimpinan unit.
Dalam agenda tersebut, Menko Airlangga meninjau lokasi kerja peserta magang di Sub-Departemen Sustainability Telkom, dilanjutkan mini townhall bersama 100 peserta magang dan 17 mentor. Ia berinteraksi langsung dengan para talenta muda untuk menggali pandangan dan aspirasi mengenai peluang karier di sektor digital.
Turut mendampingi Menko, sejumlah pejabat Kemenko Perekonomian, antara lain Plt Deputi Dida Gardera, Deputi Ferry Irawan, Deputi Ali Murtopo Simbolon, serta Staf Ahli Haryo Limanseto. Dari pihak TelkomGroup hadir Komisaris Rizal Mallarangeng, Komisaris Independen Deswandhy Agusman, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur HCM Telkom Willy Saelan, Direktur Wholesale & International Service Honesti Basyir, serta Direktur HCM Telkomsel Indrawan Ditapradana.
TelkomGroup saat ini menampung 632 peserta magang dari batch 1 dan 2 Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Nasional.
Batch 1: 246 peserta (20 Oktober 2025–19 April 2026)
Batch 2: 386 peserta (24 November 2025–23 Mei 2026)
Para peserta ditempatkan tidak hanya di Telkom, tetapi juga di Telkomsel, Telkomsat, Telkom Property, Telkom Landmark Tower, dan Telkom Data Ekosistem. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Denpasar, Pontianak, Samarinda, hingga Makassar.
Dalam sambutannya, Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pemagangan nasional di TelkomGroup yang dinilai berjalan baik dan relevan dengan kebutuhan talenta digital.
“Kami sangat mengapresiasi Telkom yang telah melaksanakan program pemagangan nasional dengan sangat baik. Kebutuhan tenaga terampil di bidang digital terus meningkat, terutama seiring bertumbuhnya kebutuhan data center. Sektor digital menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan,” ujarnya.
Airlangga juga menyoroti pentingnya talenta Artificial Intelligence (AI).
“AI potensinya besar di berbagai sektor — kesehatan, Industri 4.0, kreatif, hingga inovatif. Karena itu saya minta Telkom mengejar pengembangan talenta AI. There is no AI without data, dan data collection itu labor intensive,” tegasnya.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan komitmen TelkomGroup dalam memberikan pengalaman kerja nyata bagi talenta muda.
“Program pemagangan ini menjadi sarana penting bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman di data analyst, developer, AI, project management, dan berbagai bidang digital lainnya. Kami berkomitmen menyiapkan SDM unggul untuk industri digital masa depan,” jelas Willy.
Kunjungan Menko Perekonomian RI ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TelkomGroup, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membuka lebih banyak peluang pengembangan kompetensi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menegaskan komitmen Telkom dalam mencetak generasi yang siap bersaing di industri digital nasional maupun global.








