Megawati Tunjuk Mahfud MD sebagai Calon Wakil Presiden, Berharap Bisa Mereformasi Hukum

oleh
Mahfud
Menkopolhukam Mahfud MD saat menggelar dialog secara online di Solo Selasa (17/10/2023) | Magang UNS / Kahfi Harahap

JAKARTA, MettaNEWS – PDI Perjuangan dan partai koalisinya menunjuk sosok Mahfud MD untuk menjadi Calon Wakil Presiden, mendampingi Capres Ganjar Pranowo, Rabu (18/10/2023) hari ini.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung

Hadir dalam pengumuman itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Partai Hanura Usman Sapta Odang, Ketua Umum PPP Mardiyono, Sandiaga Uno, juga Ketua Umum Perindo Hary Tanoesudibjo.

Selain itu, Tim Pemenangan Nasional Capres Ganjar Pranowo terhitung lengkap. Ada Arsjad Rasjid, Andhika Perkasa, Tuan Guru Bajang dan lain-lain.

Pukul 9.45 Menkopolhukam Mahfud MD meninggalkan rumahnya di Kompleks dan 10 menit kemudian sudah tiba di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 10.10 Megawati tiba di kantor DPP dan langsung naik ke lantai V di mana para struktur inti partai, perwakilan partai koalisi dan relawan telah hadir.

Sermonial singkat, setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengucapkan teks Pancasila. Sekjen PDI Hasto Kristijanto memberikan sambutan pendek dan langsung mempersilakan Megawati untuk mengawali pidato pengumuman.

Sebelumnya Megawati sudah mengatakan bahwa pengumuman siapa Cawapres Ganjar akan muncul dari mulutnya sendiri.

Pada awal pidatonya, Megawati mengajak hadirin mengingat kantor DPP PDIP yang sarat bernilai sejarah dengan adanya peristiwa Kudatuli 1996. Dia menyebut waktu itu rezim Orde Baru berusaha menumpas demokrasi dengan menyerang kantor PDI.

Selanjtunya Mega menyebut kepemimpinan nasional membutuhkan sosok pemimpin yang bisa dipercaya memegang Amanah rakyat. Dia harusnya tokoh yang matang intelektual, berprestasi dalam jabatan strategis dan memiliki pengalaman di pemerintahan.

“Saya menyerap masukan dari banyak tokoh, siapa yang pantas mendampingi Pak Ganjar Pranowo. Hari ini saya mengambil keputusan dengan mantap, demi bangsa dan negara,” tandasnya.

Dengan mengucapkan bismillah, dengan ini saya menunjuk calon yang nantinya mendampingi Capres dari PDI Perjuangan adalah Bapak Prof Dr Mahfud MD.

Sontak, pengumuman itu membuat banyak hadirin berdiri. Memberikan selamat, bahkan ada yang melantunkan selawat.

Namun, ternyata Megawati belum selesai. Dia pun melanjutkan pidato dengan mengulas sosok Mahfud MD yang dikenal rakyat sebagai pendekar hukum dan pembela wong cilik.

“Hukum ini, jangan semuanya pada bungkem. Saya bilang ke beliau. Untuk apa ada hukum kalau situasinya … ya…. Sekarang ada Pak Mahfud yang membela saya. Beliau akan menjadi andalan kita untuk menjadi sosok reformasi hukum yang sangat didambakan rakyat,” tuturnya.