Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Cegah Kemacetan saat Haul Habib Ali Solo

oleh
Haul
Jemaah peserta Haul ke-112 Al Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi tumpah ruah di Jalan Kapten Mulyadi hingga kawasan Masjid Riyadh Pasar Kliwon Solo, Sabtu (4/11/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Manajemen rekayasa lalu lintas Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi atau Haul Solo akan segera dilaksanakan.

Kepala Dishub Kota Solo, Taufiq Muhammad mengatakan peniadaan tiga agenda rutin, yakni Car Free Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi dan Ir. Juanda, Solo di Waktu Malam di Jalan RE. Martadinata dan Zona Olahraga Manahan bertujuan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas Haul Solo pada Sabtu-Minggu, 11-12 Oktober 2025 yang akan digelar di wilayah Pasar Kliwon.

“Tiga event ini ditiadakan dengan pertimbangan personel baik Dishub, Satpol PP maupun instansi yang lain terbatas. Sehingga perlu difokuskan di Kawasan wisata religi tersebut,” ujarnya.

Taufiq menjelaskan ada pengalihan arus atau contra flow di Jalan Slamet Riyadi untuk manajemen rekayasa lalu lintas wisata religi. Dari arah Gladag hingga Nonongan dibuat dua arah.

Sedangkan untuk CFD Ir. Juanda akan digunakan untuk lokasi parkir bus maupun armada kendaraan roda empat atau lebih sebagai pengalihan parkir.

“Solo di Waktu Malam di Selatan Pasar Gede ditiadakan karena berdekatan dengan lokasi pengalihan arus, hanya satu blok dengan yang ditutup sehingga berpotensi macet,” jelasnya.

Selain itu, akibat kerusuhan pada akhir Agutsus lalu mengakibatkan sarana prasarana (sarpras) lalu lintas terbatas.

“Sarana lalu lintas sangat terbatas, setelah kemarin kita banyak kehilangan akibat kerusakan atau terbakar, water barrier, barricade sangat terbatas. Sehingga pelaksanaan lalu lintas kita fokuskan ke wisata religi Pasar Kliwon,” urainya.