SOLO, MettaNEWS – Timnas U-17 Mali bantai Uzbekistan 3-0 dalam pertandingan perdana Grup B Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Solo, Jumat (10/11/2023).
3 gol hattrick Mamadou Doumbia tercipta di menit ke 30, 72 dan 75. Di babak pertama Mamadou menyumbang 1 gol setelah beberapa kali mencoba membobol pertahanan gawang Uzbekistan.
Di babak pertama, tambahan waktu terjadi selama 7 menit. Namun hingga babak pertama berakhir, serangan Uzbekistan ke gawang Mali tak jua membuahkan hasil.
Hingga babak pertama berakhir tak ada satu gol tercipta. Mali pun memimpin pertandingan di babak pertama.
Di babak kedua, pemain Mali Ange Martial mencoba membobol pertahanan gawang lawan. Namun usaha tersebut gagal. Pemain bernomor punggung 11 Ibrahim Kanate hampir menciptakan satu gol di menit ke 57.
Sayang, tendangan Ibrahim justru sampai di atas gawang. Peluang untuk menciptakan satu gol gagal. Hingga di menit ke 72, Mamadou akhirnya kembali menyumbang satu gol lagi lewat tendangan penalti.
Tendangan penalti ini didapat setelah pertandingan sempat berhenti beberapa saat untuk VAR menganalisa apakah terjadi pelanggaran hingga diputuskan tendangan penalti atau tidak.
Mendapati dua gol di babak pertama dan setengah perjalanan babak kedua.
Anak asuh Soumaila Coulibaly semakin lincah. Serangan demi serangan terus dilakukan untuk membuahkan gol kembali.
Hingga di menit ke 75, Mamadou kembali mencetak satu buah gol. Ia pun sempat cedera akibat terjatuh saat selebrasi.
3 gol dari Mamadou membawa Timnas U-17 Mali memenangkan pertandingan perdana Grup B melawan Uzbekistan yang disaksikan 3.014 pasang mata pada malam ini.
Dijumpai usai pertandingan, Pelatih Timnas U-17 Mali, Soumaila Coulibaly menyebut pertandingan perdana timnya berjalan mulus.
Meski di menit pertama hingga menit ke 20 mengalami kesulitan, namun anak asuhnya berhasil mempersembahkan 3 gol kemenangan atas Uzbekistan.
“Hari ini game sudah selesai. Kami mengawali pertandingan dengan bagus, setelah 20 menit agak kesulitan. Tapi setelah itu kami bisa skor 1-0. Saya pikir, game ini oke,” ujarnya.
Soumaila Coulibaly mengatakan timnya akan bermain lebih ketat lagi saat berjumpa dengan Spanyol pada Senin (13/11) mendatang.
“Sekali lagi, ini merupakan young team. Kadang mereka main bagus, kadang main kurang. Namun saya pikir, Senin akan lebih ketat,” pungkasnya.








