SOLO, MettaNEWS – Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengkot Perbasi) Surakarta masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Atrium Solo Square, Minggu (5/7/2026).
Kepengurusan baru langsung memasang target tinggi dengan membidik sapu bersih medali emas pada ajang Porprov Jawa Tengah 2026.
Prosesi pelantikan dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Ardi dan Ketua KONI Surakarta Her Suprabu.
Ketua Umum Perbasi Surakarta terpilih, Arfinsa Gunawan, menegaskan kepengurusan kali ini dibentuk dengan merangkul seluruh elemen basket di Kota Solo, mulai dari klub amatir hingga klub profesional.
“Untuk susunan pengurus yang ada di Kota Surakarta, kita melibatkan seluruh klub yang ada di Kota Surakarta. Jadi, 10 klub dan satu klub profesional kita ada semua di pengurus Perbasi Kota Surakarta,” ujar Arfinsa.
Menurutnya, keterlibatan seluruh klub bertujuan memperkuat koordinasi organisasi sekaligus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan organisasi basket di Kota Solo.
“Supaya arus informasi basket Kota Surakarta dan seluruh akuntabilitas keuangan yang ada di Perbasi Kota Surakarta dapat segera terinformasikan dan terdistribusikan secepat mungkin kepada seluruh insan basket di Kota Surakarta,” katanya.
Arfinsa menjelaskan, kepengurusan baru diisi oleh figur-figur berpengalaman di bidang kepelatihan, event olahraga, sport tourism hingga media massa. Fokus utama dalam waktu dekat adalah mengawal persiapan empat tim basket Solo yang telah lolos ke Porprov Jawa Tengah 2026.
“Jadi, ada empat tim Porprov yang lolos, yaitu 5×5 putra dan putri. Insyaallah kita targetkan emas, kita sudah menulis di KONI targetnya emas,” tegasnya.
Selain mengejar prestasi, Perbasi Surakarta juga berencana memperkuat pembinaan atlet usia dini melalui pengembangan ekstrakurikuler bola basket di sekolah-sekolah negeri tingkat SD dan SMP.
Menurut Arfinsa, selama ini prestasi basket di Solo masih banyak ditopang sekolah swasta, sehingga diperlukan langkah serius untuk meningkatkan minat dan kualitas basket di sekolah negeri.
“Nanti mulai setelah ini kita rapatkan bagaimana menaikkan ekskul-ekskul bola basket yang ada di SD dan SMP negeri di Kota Solo,” ujarnya.
Untuk strategi jangka panjang, Perbasi Surakarta juga akan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sekolah vokasi, komunitas masyarakat, hingga sektor swasta guna mendukung peningkatan kualitas atlet dan fasilitas olahraga.
“Kita sudah kerja sama dengan sekolah vokasi terkait peningkatan kapasitas bahasa Inggris, lalu dengan warga masyarakat terkait pemakaian lapangan untuk tim basket Kota Surakarta. Nanti masih banyak stakeholder dan instansi swasta yang akan kita gandeng,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi semangat dan inovasi yang ditunjukkan pengurus baru Perbasi Solo. Ia menilai manajemen organisasi yang solid menjadi kunci kemajuan sebuah cabang olahraga.
“Ini bukti kalau asosiasi olahraga pengurusnya bisa memberi inovasi dan mau bekerja keras untuk industri cabornya, pasti akan maju,” ujar Respati.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus untuk mengesampingkan ego maupun kepentingan kelompok demi kemajuan basket Solo.
“Kalau cabor sudah pecah-pecah kepentingannya, pasti tidak sukses. Mari kita turunkan ego, kompak, solid untuk memajukan olahraga kita,” katanya.
Respati turut mendorong Perbasi Surakarta aktif melakukan roadshow ke sekolah-sekolah negeri guna meningkatkan kembali minat siswa terhadap olahraga basket.
“Untuk mengembalikan kepercayaan publik ke sekolah negeri dan program transformasi pendidikan negeri, saya mengajak klub-klub Perbasi untuk roadshow ke sekolah-sekolah agar menarik minat ekskul lagi,” ujarnya.
Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, juga memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan baru Perbasi Surakarta. Ia optimistis prestasi basket Solo akan terus meningkat dan mampu menyumbang medali emas pada Porprov Jawa Tengah mendatang.
“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus Perbasi yang sudah dilantik. Saya yakin pengurus baru bisa terus melanjutkan prestasi yang sudah diraih sebelumnya dan Solo bisa meraih emas,” katanya.
Her menambahkan, KONI Surakarta juga mendukung pembentukan kompetisi reguler seperti Liga Amatir tingkat SD dan SMP sebagai wadah pembinaan atlet muda.
“Sekarang semua olahraga harus bisa diindustrikan. Basket sudah ada Liga Solo, nanti sepak bola juga akan dibuat Liga Amatir untuk SD dan SMP sehingga antusiasme belajar dan berkompetisi semakin meningkat,” ujarnya.








