Mabes Polri Bantah Teguran Jokowi soal Seragam Impor

oleh
oleh
Ilustrasi seragam dan peralatan Polri | Asiaone

JAKARTA, MettaNEWS – Teguran keras Presiden Jokowi terhadap bawahannya tentang pembelian barang impor yang berlebihan, dibantah oleh Polri. Mabes Polri menyebut, pembelian barang impor mereka hanya 2 persen, karena alasan-alasan khusus.

Saat memarahi bawahannya, Jokowi menyebut seragam TNI/Polri pun impor. Presiden mengingatkan agar aparat pemerintah lebih banyak menggunakan produk dalam negeri, demi menggerakkan perekonomian nasional.

“Seragam yang dibeli Polri dari luar negeri, hanyalah baju penjinak bom. Karena itu berstandar keamanan tinggi, dan di Indonesia belum ada yang menjual,” papar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam siaran pers, Senin (28/3/2022).

Selain baju untuk penjinak bom yang digunakan petugas Gegana di Mabes dan 34 Polda, Polri masih harus mengimpor pakaian khusus untuk penanganan kasus-kasus Kimia, Biologi dan Radioaktif.

Selebihnya, ujar Dedi, Polri membelanjakan 98 persen anggaran untuk membeli produk dalam negeri. “Arahan dari Menteri Koordinator bidang Investasi dan Maritim, belanja produk dalam negeri minimal 40 persen anggaran. Polri sudah jauh melampaui itu,” tandasnya.