Kenangan FX. Rudy Periksakan Anak ke dr. Lo, Galaknya itu Obat

oleh
oleh
Dr Lo
Foto almarhum dr Lo Siauw Ging berada di dekat jenazah yang disemayamkan di Ruang E Ie See Yiauw Rumah Duka Thiong Ting, Jebres, Solo, Rabu (10/1/2024) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Mantan wali kota Solo FX. Hadi Rudyatmo mempunyai kenangan sendiri dengan almarhum dokter Lo Siauw Ging atau lebih dikenal dengan nama dr. Lo.

Rudy bercerita keluarganya adalah pasien lama dr. Lo. Ia mengaku sempat kaget saat mendengar kabar meninggalnya dr. Lo.

“Selamat jalan untuk dokter Lo. Semoga amal kebaikan dokter Lo diterima oleh Tuhan. Dan ditempatkan di sisi Nya. Karena beliau adalah dokter yang sangat sosial,” tutur Rudy saat ditemui di kediamannya, Rabu (10/1/2024).

Rudy melanjutkan, anak dan istrinya langganan berobat ke dr. Lo. Bahkan anak-anaknya tidak sembuh jika dibawa ke dokter lain dan bukan dr. Lo.

“Pengalaman saya dengan dokter Lo adalah anak-anak saya kalau saya periksakan selain ke dr. Lo itu ga sembuh-sembuh. Kalau istri saya bawa anak-anak buat periksa tidak pernah tuh dimarahi. Karena apapun yang diperintahkan beliau selalu kami ikuti. Tapi kalau pasien yang ngeyel ga mau ikut aturan ya di marahin. Tapi galaknya itu yang bikin sembuh,” kelakar Rudy.

Rudy mengaku mendengar kabar berpulangnya dokter Lo baru tadi pagi, Rabu (10/1/2024).

“Ya kaget, karena kemarin kan berita meninggalnya beliau kan hoax terus tadi terima kabar fix. Ya saya sempatkan ke Thiong Ting.

Bapak 5 anak ini mengatakan hingga masa tua dr. Lo keluarganya tetap periksa ke dokter dermawan ini.

“Terakhir periksa kalau ndak salah 9 tahun yang lalu. Saya masih jadi wali kota itu,” bebernya.

Menurut Rudy banyak pelajaran spiritual yang bisa diambil dari dokter yang dermawan ini.

“Yang paling saya ingat dari pribadi beliau adalah jadi orang tua harus benar merawat anak. Kalau ga boleh minum es dulu ya jangan minum es. Kalau anak tidak mau makan segera bawa ke dokter. Jangan beri obat sendiri karena kita tidak tahu apa yang sebenarmya terjadi pada anak tersebut. Kemudian patuh pada arahan dokter. Seingat saya obat yang diberikan dr. Lo itu generik aemua. Jarang sekali beri obat antibiotik. Ini kelebihamnya,” pungkasnya.