SOLO, MettaNEWS – Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, resmi dicanangkan sebagai Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta. Pencanangan ini menjadi bagian dari program nasional dalam mewujudkan Indonesia Bersinar: bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Acara puncak pencanangan dilaksanakan pada Minggu (5/10/2025) di halaman Kantor Kelurahan Karangasem, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Wali Kota Surakarta Nomor: 400.7.6.4/227 Tahun 2025 oleh Kepala BNN Kota Surakarta, I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K, kepada Lurah Karangasem, Endah Heni Pratiwi, SE., MM. Sebelumnya, kegiatan diawali dengan pembacaan Deklarasi Kelurahan Bersinar oleh Relawan Anti Narkoba Karangasem dan jalan sehat bersama warga.
Camat Laweyan, Herwin Tri Nugroho Adi, S.STP., M.H, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Surakarta, mengapresiasi partisipasi aktif warga Karangasem dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Ia berharap kelurahan lain segera menyusul langkah positif Karangasem.
“Upaya seperti ini akan memperkuat ketahanan sosial masyarakat, dimulai dari keluarga, hingga level komunitas,” ujarnya.
Program Kelurahan Bersinar merupakan program strategis BNN yang melibatkan lintas sektor, mulai dari PKK, relawan penggiat anti narkoba, hingga remaja. Di Kelurahan Karangasem, program ini diimplementasikan melalui empat tahap kegiatan sejak pertengahan September:
Tahap 1 (17 September 2025): Pelatihan Ketahanan Keluarga Anti Narkoba untuk 70 ibu-ibu PKK Karangasem.
Tahap 2 (22 September 2025): Edukasi UU Narkotika dan bahaya penyalahgunaan narkoba untuk 30 relawan anti narkoba, bersama Satnarkoba Polresta Surakarta.
Tahap 3 (26 September 2025): Penyuluhan “Remaja Siaga Lawan Narkoba” untuk 30 anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).
Tahap 4 (5 Oktober 2025): Jalan sehat, diskusi P4GN, dan pencanangan Kelurahan Bersinar diikuti 100 warga dari berbagai elemen masyarakat.
Kepala BNN Kota Surakarta, I Gede Nakti Widhiarta, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak bisa ditangani oleh aparat semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat sebagai benteng utama pencegahan.
“Mari kita jaga diri, keluarga, dan lingkungan kita dari bahaya narkoba. Keterlibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo, S.Sos., M.A.P, dalam sambutannya menekankan bahwa permasalahan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Ia menyebut saat ini sudah ada tiga Kelurahan Bersinar di Surakarta dan berharap jumlah ini terus bertambah.
“Relawan anti narkoba di tingkat RT dan RW sangat penting. Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba tidak akan efektif,” ujarnya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan pembagian doorprize, menandai komitmen bersama dalam menciptakan Karangasem yang sehat, kuat, dan bersinar tanpa narkoba.








