SOLO, MettaNEWS – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 270.908 pelanggan telah menggunakan layanan KA Batara Kresna sepanjang Januari hingga September 2025. Jumlah ini terdiri dari 135.454 penumpang naik dan 135.454 penumpang turun di seluruh stasiun pemberhentian.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap KA Batara Kresna sebagai moda transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan terjangkau.
“KA Batara Kresna terus menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan wisata. Selain mendukung konektivitas antardaerah di wilayah Soloraya, kereta ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pertumbuhan sektor pariwisata lokal,” jelas Feni.
Feni juga menekankan bahwa kehadiran KA lokal seperti Batara Kresna berperan penting dalam mendukung ekosistem transportasi yang berkelanjutan.
“Kami berharap tren positif ini terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap transportasi publik. KAI berkomitmen menjaga layanan KA lokal agar tetap aman, tepat waktu, dan nyaman,” tambahnya.
Dengan penguatan layanan KA lokal, KAI Daop 6 tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan menurunkan emisi karbon, sejalan dengan misi membangun transportasi yang ramah lingkungan.
Data menunjukkan bahwa KA Batara Kresna masih menjadi moda transportasi andalan bagi warga Soloraya, baik untuk keperluan harian maupun wisata.
Rincian jumlah penumpang naik di setiap stasiun:
-
Pasarnguter: 2.565 penumpang
-
Purwosari: 55.580 penumpang
-
Sukoharjo: 9.957 penumpang
-
Solokota: 9.510 penumpang
-
Wonogiri: 57.842 penumpang
Sementara jumlah penumpang turun:
-
Pasarnguter: 1.380 penumpang
-
Purwosari: 52.033 penumpang
-
Sukoharjo: 7.164 penumpang
-
Solokota: 10.669 penumpang
-
Wonogiri: 64.208 penumpang







