Kalahkan Hangtuah, Kesatria Bengawan Solo Berhasil Jaga Kemenangan di 10 Laga Beruntun

oleh
Kesatria Bengawan Solo
Kesatria Bengawan Solo pecundangi Amartha Hangtuah Jakarta 77-74 dalam laga kandang Indonesia Basketball League (IBL) 2024 di Gor Sritex Arena Solo, Jumat (3/5) | Dok. KBS

SOLO, MettaNEWS – Kesatria Bengawan Solo pecundangi Amartha Hangtuah Jakarta 77-74 dalam laga kandang Indonesia Basketball League (IBL) 2024 di Gor Sritex Arena Solo, Jumat (3/5).

Kesatria Bengawan mencetak double-double. Mereka adalah Taylor Johns (16 poin dan 15 rebound), serta Kentrell Barkley (16 poin dan 12 rebound. Nuke menyusul dengan torehan 12 poin. Kemudian dari bench, ada CJ Gettys yang mencetak 17 poin.

Sedangkan kubu Hangtuah, Zoran Talley Jr. memimpin dengan 25 poin. Ronald Delph menyumbang 18 poin. Terakhir ada Michael Kolawole yang mencetak 14 poin di laga debutnya bersama Hangtuah.

Atas hasil malam ini, Kesatria Bengawan Solo sukses menorehkan 10 kemenangan beruntun. Meski demikian,
Pelatih Kesatria Bengawan Solo, Efri Meldi, berharap timnya tak terlena. Sebab tak lama lagi ajang IBL 2024 sudah akan memasuki fase play-off.

“Hari ini, kami bisa menang, tetapi rasanya tidak menang. Dari satu sisi, lawan juga bermain all-out, karena mereka harus lolos ke zona play-off,” kata Efri Meldi dalam sesi konferensi seusai laga, Jumat (3/5/2024).

“Saya ingatkan kepada pemain jangan sampai terlalu nyaman dengan catatan 10 kali kemenangan beruntun ini. Karena kami sudah semakin dekat dengan babak play-off,” tambahnya.

Sehari setelahnya, Kesatria Bengawan Solo akan kembali bermain dengan Bali United di Gor Sritex Arena pada Sabtu (4/5/2024). Ini bisa menjadi pertandingan yang tak mudah. Sebab Bali United telah beristirahat dahulu dengan tidak melakukan pertandingan sebelumnya.

Untuk itu, Coach Meldi mengingatkan para pemainnya untuk bisa terus meningkatkan level permainan. Sebab ujian untuk menghadapi lawan-lawan di fase play-off bakal semakin menantang.

“Karena, kalau misalnya kami bisa finis lebih jauh ke depan ya kenapa tidak. Secara level permainan, saya ingin anak-anak bisa bermain seperti saat melawan Satria Muda,” ujar Efri Meldi.

“Hari ini free throw kami sangat menurun. Presentasinya jelek sekali. Saya ingatkan pemain ini hal penting Meski poinnya hanya satu, tetapi bisa tetap menambah margin poin untuk lawan,” pungkasnya.