Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo Launching One Stop Service Klinik MCU

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Rumah sakit Dr. Oen Kandang Sapi Solo melaunching klinik khusus Medical Check Up (MCU) dengan konsep eksklusif.

Launching klinik MCU eksklusif berlangsung pada Sabtu (4/5/2024) di lantai 1 RS Dr. Oen Kandang Sapi.

Direktur Utama RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo, dr. Andi Wibawanto, MPH dalam sambutannya menyampaikan medical check up adalah layanan lama yang dimiliki oleh RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo.

“Tetapi selama ini kami belum mempunyai tempat yang layak untuk peserta yang akan menjalani MCU. Pada hari ini dibuka secara resmi dan semoga di manfatkan oleh perusahaan, perbankan dan instansi lainnya,” kata dr. Andi.

Dokter Andi menjelaskan konsep layanan MCU ini adalah one stop service. Dalam artian klien tidak perlu berpindah-pindah ruangan untuk cek kondisi kesehatannya. Pihaknya berharap dengan tempat yang nyaman, alat dan fasilitas yang lengkap itu masyarakat bisa mendapat manfaat lebih.

“Tidak hanya cek di sini, kami juga bisa bila perusahaan dan instansi menginginkan MCU di tempatnya. Seperti yang kami lakukan beberapa perusahaan dan instansi kami yang ke sana. Mereka check up untuk 100 – 150 karyawan. Tidak hanya pengambilan sample tapi kami juga membawa mobile rontgen bekerja sama dengan RS Dr. Oen Solo.Baru,” bebernya.

One stop service klinik MCU Dr. Oen Kandag Sapi Solo | MettaNEWS / Puspita

MCU RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo membuka beberapa paket seperti Paket Karya, Paket Basic, Eksekutif dan Paket Business.

“Tren-nya dari bulan ke bulan terus meningkat. Ya karena orang-orang sekarang itu lebih peduli terhadap kesehatannya Jadi mereka berpikir preventif dulu. Mencegah daripada mengobati. Namun masih banyak juga warga yang takut MCU karena takut kepikiran,” tandasnya.

Klinik khusus MCU RS Dr. Oen Kandang Sapi Solo lengkap dengan fasilitas-fasilitas. Seperti ruang Treadmil dengan alatnya untuk memeriksa fungsi jantung. Kemudian ruang konsultasi, ruang Pemeriksaan untuk mengecek tanda-tanda vital, pengambilan sampel darah, pemeriksaan fisik. Juga ruang Spirometri untuk mengukur kapasitas atau fungsi paru-paru. Juga ruang Audioteri lengkap dengan bilik kesap udara bisa mengecek fungsi pendengaran. Ruang analisis sperma untuk pengambilan sampel, ruang tunggu, toilet, minibar lengkap dengan minuman seperti kopi, teh dan snack.

Pembukaan klinik khusus MCU ini ditandai dengan pemotongan pita oleh pihak rumah sakit dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo dr. Retno Erawati Wulandari.

Dokter Retno mengungkapkan, keberadaan rumah sakit di Solo menjadi poros atau tulang punggung bagi wilayaj sekitar Solo.

“Pasien yg memanfaatkan fasilitas kesehatan di Solo hampir 60 persen adalah masyarakat di luar kota Surakarta. Jadi Solo ini menjadi tulang punggung terkait masalah kesehatan untuk Kabupaten/Kota sekitar. Karena layanan dan peralatan, spesialisasi lebih lengkap,” tegasnya.

Melihat Solo yang masih menjadi barometer Indonesia, Rerto berharap semua penyedia fasilitas kesehatan bisa lebih meningkatkan layanan. Untuk memenuhi kebutuhan akan kesehatan.

“Untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan, Dinkes tidak bisa sendiri. Dan harus mendapat dukungan dari fasilitas kesehatan lain yang ada di Solo. Saling bekerja sama dan bahu membahu untuk mewujudkan masyarakat Kota Surakarta yang sehat dan lebih tangguh,” pungkasnya.