Menandai 92 Tahun Perjalanan, RS Dr Oen Kandang Sapi Solo Gelar Cherish Year of Grace Bersama Mitra Strategis

oleh
RS Dr Oen Kandang Sapi
Cherish Year of Grace RS Dr Oen Kandang Sapi Solo, Sabtu (26/7/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-92 tahun, Rumah Sakit (RS) Dr Oen Kandang Sapi Solo menggelar acara bertajuk Cherish Year of Grace Exclusive Lunch and Talkhshow, Sabtu (26/7).

Direktur Utama RS Dr Oen Kandang Sapi Solo, dr Andi Wibawanto, menyampaikan bahwa Cherish Year of Grace bukan sekadar seremoni ulang tahun biasa.

Acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para mitra yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang RS Dr Oen Kandang Sapi.

Berbagai mitra strategis, mulai dari perwakilan perusahaan asuransi, lembaga sosial, institusi kesehatan, hingga tokoh masyarakat hadir dalam acara ini.

Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya jejaring kemitraan yang selama ini dibangun RS Dr Oen, tidak hanya sebagai institusi pelayanan kesehatan, tapi juga sebagai mitra sosial dan kemanusiaan yang aktif di tengah masyarakat.

“Ini adalah apresiasi kami. Jadi sebetulnya ini bentuk terima kasih kami kepada teman-teman mitra, ada yang dari asuransi, perusahaan, organisasi sosial, dan rekan-rekan lainnya. Ini apresiasi atas kerja sama yang baik selama ini,” terang dr Andi.

Ia melanjutkan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kembali berbagai layanan rumah sakit, terutama layanan-layanan baru dan unggulan yang kini menjadi andalan. Acara juga diisi dengan talkshow hemoroid (wasir) kepada tamu undangan yang hadir.

Menurutnya, setelah sekian lama tidak menggelar acara serupa terakhir sebelum pandemi COVID-19 tahun ini menjadi momen kebangkitan RS Dr Oen untuk tampil lebih modern dan terbuka terhadap publik.

“Ini sekaligus juga menjadi momen untuk mengenalkan lagi layanan-layanan kami, baik yang baru maupun yang sudah lama tapi terus dikembangkan. Kami ingin masyarakat tahu bahwa RS Dr Oen Kandang Sapi sekarang juga punya fasilitas yang sangat memadai dan bisa bersaing dengan rumah sakit besar lainnya, bahkan dengan rumah sakit luar negeri,” ungkapnya.

Beberapa layanan unggulan yang kini menjadi kebanggaan rumah sakit antara lain adalah layanan bedah ortopedi, bedah dengan teknologi laser, serta layanan penatalaksanaan nyeri terpadu.

Layanan bedah ortopedi telah dilengkapi dengan teknologi canggih dan ditangani oleh tim dokter spesialis berpengalaman.

Sementara bedah laser kini mampu menangani kasus-kasus seperti ambeien, fistula, serta gangguan pada tulang belakang tanpa harus melalui prosedur operasi konvensional yang lebih invasif.

“Yang pertama kami punya layanan bedah ortopedi. Ini menjadi unggulan kami karena dilengkapi dengan peralatan modern dan tenaga ahli yang kompeten. Yang kedua, layanan bedah menggunakan teknologi laser. Ini sudah kami gunakan untuk tindakan ambeien, fistula, hingga bedah tulang belakang. Efek sampingnya minim, waktu pemulihan lebih cepat,” jelas dr Andi.

Tak kalah penting, RS Dr Oen juga mengembangkan layanan penatalaksanaan nyeri terpadu, yang menyasar pasien-pasien dengan keluhan nyeri kronis seperti saraf kejepit, osteoarthritis, hingga nyeri akibat kanker.

Layanan ini menjadi unggulan karena pendekatannya yang komprehensif, mencakup intervensi medis, terapi fisik, hingga konseling psikologis.

“Kami punya layanan penatalaksanaan nyeri yang terintegrasi. Didukung oleh tim dokter spesialis multidisiplin, fasilitas lengkap, dan metode terkini. Ini kami hadirkan karena kebutuhan masyarakat terhadap penanganan nyeri yang tepat semakin tinggi,” tambahnya.

Selain mengenalkan layanan, acara tersebut juga menjadi forum untuk mendengarkan masukan dan harapan dari para mitra.

Dalam sesi diskusi terbuka, beberapa perwakilan mitra menyampaikan saran terkait pengembangan fasilitas, jam operasional layanan tertentu, serta permintaan agar RS Dr Oen lebih aktif menggelar edukasi kesehatan untuk masyarakat umum.

“Beberapa masukan sudah kami catat, terutama soal perbaikan fasilitas dan peningkatan akses informasi layanan. Termasuk juga permintaan agar lebih banyak edukasi kesehatan yang melibatkan masyarakat. Semua akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Menurut dr Andi, pada usia ke-92 ini, RS Dr Oen Kandang Sapi Solo berkomitmen untuk terus bergerak maju, tidak hanya menjaga kualitas pelayanan, tapi juga menjaga semangat kemanusiaan yang telah diwariskan sejak era pendirinya, dr Oen Boen Ing.

“Usia 92 bukan usia muda. Tapi kami ingin menunjukkan bahwa rumah sakit ini tetap punya semangat muda. Kandang Sapi sekarang modern, punya layanan berkualitas, fasilitas setara rumah sakit besar, tapi dengan tarif yang tetap terjangkau,” ujarnya.

“Kami ingin masyarakat Solo bangga dan yakin bahwa mereka tidak perlu jauh-jauh ke luar kota atau luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan terbaik,” tutupnya.

Sumartono Hadinoto, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) dan Plh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Solo yang hadir dalam acara tersebut menyambut gembira adanya Cherish Year of Grace ini sebagai penanda perjalanan 92 tahun RS Dr Oen Kandang Sapi sebagai rumah sakit yang memiliki pelayanan terbaik serta teknologi terkini di Kota Solo.

“Dengan teknologi medis yang kekinian, saya percaya bisa menurunkan rasa sakit pada saat tindakan medis. Seperti tadi yang disampaikan saat talkshow hemoroid. Hadirnya dokter spesialis ini lah yang perlu terus dilakukan oleh RS Dr Oen Kandang Sapi Solo agar masyarakat lebih mengerti dan bisa berobat dengan lebih nyaman bersama didukung kebutuhan dan teknologi tinggi,” ujarnya.