Pekerja Peserta BPJS Tenaga Kerja Bisa Manfaatkan Fasilitas Stimulan Uang Muka Kepemilikan Rumah

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – BPJS Tenaga Kerja (BPJSTK) memberikan stimulan uang muka kredit kepemilikan rumah bagi peserta yang bersatus karyawan swasta.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Teguh Wiyono, menjelaskan peserta BPJSTK yang berhak memperoleh layanan uang muka KPR ini yang memenuhi kriteria tertentu.

“Peserta memperoleh layanan tambahan berupa fasilitas kepemilikan rumah. Ini untuk peserta yang ikut program jaminan hari tua (JHT). Minimal tergabung pada 3 program yakni kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jaminan kematian,” jelas Teguh, Kamis (2/5/2024) sore.

Teguh menyebut program ini sejalan dengan Pemerintah dalam pemenuhan 1 juta rumah untuk rakyat.

“Tujuan program ini memberi kemudahan dan kepastian memiliki rumah. Serta mendukung pemerintah dalam mensukseskan program sejuta rumah. Sejalan dengan pemerintah,” tandasnya.

Tidak hanya itu lanjut Teguh dengan semakin banyaknya karyawan dapat memiliki rumah memberi domino efek perekonomian bagi daerah.

“Meningkatkan perekonomian suatu daerah dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Peserta yang dapat mengikuti program subsidi perumahan BPJSTK adalah mereka yang sudah menjadi anggota selama 1 tahun. Dan terdaftar dalam program JHT.

“Persyaratannya minimal peserta 1 tahun dalam program JHT. Pembayaran iuran lancar dan perusahaan tertib administrasi dalam pembayaran,” ungkap Teguh.

BPJSTK dan REI Komisariat Solo Raya gencarkan sosialisasi fasilitas uang muka kepemilikan rumah bagi pekerja peserta BPJSTK | MettaNEWS / Puspita

Salah satu upaya sosialisasi program uang muka perumahan ini adalah dengan menggandeng organisasi Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Solo Raya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi REI Komisariat Solo Raya Anthoni Hendro Prasetyo menambahkan sosialisasi ini penting diketahui masyarakat lkhususnya pekerja peserta BPJSTK.

“Kami sebagai developer dalam naungan REI DPD Jateng menyambut baik program ini. Yang akan sangat membantu para anggota kami dalam mempercepat penjualan perumahan,” kata Anthoni.

Hadirnya stimulan uang muka ini Anthoni berharap dapat terserap anggota di Solo Raya dan Jateng.

“Pilot projectnya dari Solo yang akan diadopsi seluruh komisariat. Ini angin segar bagi pengembang perumahan. Karena BPJSTK hadir untuk memberi stimulus pada pekerja. Kami akan mengawal program ini hingga akad perbankan,” tuturnya.

Anthoni menambahkan pihaknya telah menyiapkan langkah supaya sosialisasi program ini berjalan dengan baik.

“Berbagai langkah strategis kami siapkam supaya program bisa berjalan dengan baik. Dan terserap oleh pekerja agar bisa lebih mudah memiliki rumah,” pungkasnya.