SOLO, MettaNEWS – Kontingen Indonesia pada Cabang Olahraga (Cabor) blind judo atau judo tunanetra berhasil mendapatkan total 3 medali emas dan 2 medali perak pada 4 kelas J1 dan J2 -60kg dan -73kg.
Perolehan medali ini sudah sesuai dengan yang diprediksi oleh pelatih blind judo Indonesia, Slamet sucipto. Ia mengungkapkan targer awal pada pertandingan hari Selasa (2/8/2022) memang 3 Emas.
“Memang hari ini kita targetkan 3 emas, untuk yang perak sebenarnya kita targetkan 1 tapi karena satu atlet kita yang ditargetkan emas kalah jadi dapat perak, tapi syukurnya dikelas lain yang tidak ditargetkan emas bisa dapat emas,” ungkap Slamet usai penyerahan medali (2/8).
Selain itu Slamet juga mengungkapkan target keseluruhan untuk tim para judo ini 8 medali emas, namun karena terdapat 1 kelas yang tidak terisi karena lawan mengundurkan diri, jadi target emas menjadi 7.
“Awalnya kita turun di 11 kelas tapi karena ada negara yang diskualifikasi jadi kita hanya turun di 10 kelas saja, kita juga terdapat 18 atlet 7 perempuan dan 11 laki-laki,” jelasnya.
Dia juga sangat optimistis tim blind judo Indonesia mampu mencapai target yang telah ditentukan itu.
Prosesi pertandingan
Pada pertandingan hari Selasa (2/8) ini tim Indonesia mengeluarkan 6 jagoannya pada 4 kelas yaitu Junaedi di kelas J1 -60kg , Herbin Nainggolan dan Bayu Aji Pangestu di kelas J2 -60kg, Rafli Ahnaf J1 -73kg, Sahrul Sulaiman dan Agung Gondolimo di J2 -73kg.
Pada kelas pertama di J1 -60kg terdapat 4 atlet dari negara Indonesia, Thailand, Vietnam dan Philipina. Di pertandingan itu Junaedi perwakilan Indonesia memiliki poin yang sama dengan atlet asal Thailand Kongsuk Vikoon.
Namun dalam pertandingan penentuan itu Junaedi harus puas di posisi kedua setelah dikalahkan rivalnya dari Thailand yang membuat poin kemenangan 2-3.
Pada kelas J2 -60 kg, 2 perwakilan Indonesia saling bertemu yaitu Herbin Nainggolan dan Bayu Aji Pangestu yang dalam pertandingan itu Bayu yang berhasil memenangkan perhelatan.
Bayu telah memastikan medali emasnya usai melawan perwakilan Vietnam Nguyen Viet Tu, Selanjutnya untuk kelas J1 -73 kg Rafli Ahnaf berhasil membantai kedua lawannya yang berasal dari Vietnam dan Thailand dan berhasil menggenggam medali emas kedua pada hari ini.
Kemudian pada kelas terahir 2 atlet Indonesia Sahrul Sulaiman dan Agung Gondolimo di J2 -73kg bertemu diawal laga dan berhasil dimenangkan oleh Sharul.
Sahrul berhasil mengamankan medali emas usai memenangkan pertandingan keduanya melawan Philipina Gener R Padilla. Kemudian perjuangan Agung berlanjut melawan Padilla untuk memperebutkan medali perak.
Dalam perebutan itu Agung berhasil membanting lawannya kurang dari 2 detik yang langsung mendapatkan poin penuh dan mengamankan medali perak.







