SOLO, MettaNEWS – Atlet Judo Tunanetra atau Blind Judo Indonesia, Agung Gondolimo berhasil menundukkan atlet Filipina, Gener R Rapadila hanya dalam kurun 2 detik di nomor Men Individual J2 (73 kg).
Kajadian ini berlangsung sangat cepat hingga membuat penonton di Convention Hall Tirtonadi terkejut dan bersorak meriah.
Agung mengaku mencuri kesempatan saat lawannya lengah.
“Karena dia mau ngambil saya, jadi saya counter dengan ‘ko uchi gari (teknik jegal depan) namanya. Jadi langsung saya kunci, saya counter, saya jatuhkan. Karena dia kehilangan keseimbangan, jadi singkat permainannya,” papar Agung usai pertandingan (2/8/2022).
Baru pertama kali, hal itu yang ia tegaskan, dirinya juga tak mengira mampu melumpuhkan lawan dalam waktu sesingkat itu.
Agung mengaku belajar dari kekalahannya pada laga sebelumnya dengan sesama pejudo Indonesia, Sahrul Sulaiman.
Atas capaiannya, Agung berhasil menyabet medali perak. Perolehan silver itu melebihi target awal yang diberikan padanya , yakni medali perunggu.
“Target awalnya saya sebenarnya cuman perunggu, tapi karena teman-teman kami sudah ada di emas dan ada yg di perak, jadinya saya dimotivasi oleh ketua saya untuk supaya apapun yang terjadi kamu harus berjuang,” lanjutnya.
Sementara medali perak juga diraih pejudo rangking 11 dunia, Junedi yang tampil di nomor Men Individual J1 (60 Kg).
Kemudian 3 medali emas berhasil ditoreh Sahrul Sulaiman berhasil meraih emas di nomor Men Individual J2 (73 kg), Bayu Pangestu Aji di nomor Men Individual J2 (60 kg) dan Rafli Ahnaf Shidiqirafli di nomor Men Individual J1 (73 Kg).







