SOLO, MettaNEWS – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Ta’aruf (Masta) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Melalui rapat koordinasi panitia besar yang digelar di Ruang Kelas 802 Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Senin (27/7/2026), UMS menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan terbaik bagi ribuan mahasiswa baru yang akan bergabung pada tahun akademik 2026/2027.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., jajaran wakil rektor, pimpinan direktorat, fakultas, serta seluruh panitia pelaksana Masta PMB 2026.
Dalam arahannya, Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno menegaskan bahwa penyambutan mahasiswa baru bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk memberikan kesan pertama yang positif terhadap kehidupan kampus.
“Mahasiswa adalah subjek utama, bukan sebagai objek. Mahasiswa harus dilayani dengan sebaik-baiknya sehingga sejak awal mereka merasakan atmosfer UMS yang humanis, transenden, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna,” tegas Harun.
Ia menambahkan, kualitas pelayanan kepada mahasiswa harus menjadi prioritas utama, terlebih UMS sebagai perguruan tinggi swasta berbasis nilai-nilai Islam Muhammadiyah.
“Kita bukan universitas negeri, kita universitas swasta berciri Islam Muhammadiyah. Karena itu pelayanan kepada mahasiswa harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., berharap seluruh rangkaian kegiatan Masta mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus membangun semangat mahasiswa baru dalam memulai kehidupan akademik.
Menurutnya, mahasiswa senior yang terlibat dalam kepanitiaan harus mampu menjadi teladan sekaligus duta kampus yang mencerminkan karakter UMS.
“Mereka sudah bergembira ketika dinyatakan lolos menjadi mahasiswa UMS. Mari kita jaga kebahagiaan itu agar semangat mereka untuk kuliah tetap tinggi. Mahasiswa senior adalah student ambassador yang pertama kali akan dilihat dan dicontoh oleh mahasiswa baru,” katanya.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Masta merupakan tanggung jawab seluruh unsur di lingkungan universitas.
Karena itu, sinergi antara direktorat, fakultas, organisasi kemahasiswaan, hingga unit pendukung menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan prima bagi mahasiswa baru.
“Kita ingin memberikan service excellent di semua lini sehingga sejak pertama datang ke UMS mereka benar-benar memperoleh pengalaman terbaik,” ungkap Ahmad Kholid.
Ia juga menegaskan bahwa Masta PMB 2026 akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip ramah mahasiswa, bebas kekerasan, serta inklusif, termasuk bagi mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa.
Ketua Panitia Masta PMB UMS 2026, Dr. Nur Aklis, S.T., M.Eng., menjelaskan, terdapat sejumlah pembaruan konsep dalam pelaksanaan Masta tahun ini. Seluruh kegiatan akan berlangsung selama enam hari secara terintegrasi, mulai dari Masta Universitas, Masta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Masta Fakultaria, hingga UKM Expo sebagai penutup.
Selain menyusun konsep acara, panitia juga telah memetakan kebutuhan sarana dan prasarana di setiap fakultas, termasuk menyiapkan lokasi alternatif untuk kegiatan luar ruang guna mengantisipasi perubahan cuaca.
Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan seluruh elemen kampus, UMS berharap pelaksanaan Masta PMB 2026 mampu menjadi pengalaman pertama yang berkesan bagi mahasiswa baru sekaligus memperkuat citra UMS sebagai perguruan tinggi Islam yang humanis, unggul, inovatif, dan berkelanjutan.








