SOLO, MettaNEWS – Penutupan jalan Solo-Purwodadi Simpang Joglo pada hari Kamis (4/5/2023) besok mengharuskan beberapa skenario rekayasa lalulintas harus dilakukan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Taufiq Muhammad mengungkapkan penutupan jalan Solo-Purwodadi ini akan berlangsung dari 4 Mei hingga 15 Juli 2023. Sehingga rekayasa arus lalulintas akan terapkan selama periode 3 bulan tersebut.
“Penutupan jalan Solo-Purwodadi akan terjadi sepanjang jalan dari simpang Joglo hingga Simpang Sekip,” ungkap Taufiq (3/5/2023).
Taufiq juga menjelaskan beberapa kendaraan berat harus berpindah jalur agar kondisi lalu lintas di jalan raya dapat terkendali.
Beberapa peraturan tersebut antara lain, kendaraan berat seperti truk besar dan bus besar antar kota antar provinsi (AKAP) harus melalui jalur Tol.
“Ini sudah kita koordinasi hari ini dengan penyedia layanan transportasi. Dan mereka menyetujui hal tersebut,” ungkap Taufiq.
Selanjutnya untuk truk kecil dan bus sedang masih dapat melalui jalan rekayasa dari perhubungan. Hal ini juga berlaku pada Bus Trans Jateng.
Rute tersebut yakni arus dari utara (Purwodadi dan Sragen) menuju Solo harus melalui Simpang Sekip belok kiri ke Jalan Kerinci – Jalan Bromo Raya – Jalan Jaya Wijaya – Jalan Gunung Slamet.
Untuk alternatif (Purwodadi dan Sragen) menuju Solo bisa melalui Simpang Jetak Belok Kiri ke Jalan Raya Jetak – Jalan Bromo Raya -Jalab Jaya Wijaya – Jalan Gunung Slamet.
Kemudian untuk arah sebaliknya Solo menuju Purwodadi atau Sragen. Bisa menggunakan Simpang Makam Bonoloyo Jalan Bromo Raya – Jalan Kerinci – menuju Jalan Solo-Purwodadi.







