Jadi Pengusaha atau Wali Kota, Gibran Sebut : Padha Mumete

oleh
oleh
gibran
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Dari pengusaha menjadi Wali Kota, lompatan besar ini menjadi tantangan bagi Gibran Rakabuming. Hampir satu tahun memimpin Solo, Gibran yang dilantik pada 26 Februari 2021 lalu menyebut menjadi pengusaha atau wali kota kerumitannya sama. 

Ditemui di Kantor Wali Kota Solo, Rabu (16/2/2022) Gibran mengaku profesi sebagai pengusaha lebih sulit jika dibandingkan dengan jabatannya saat ini menjadi seorang Wali Kota. 

“Lebih susah jadi pengusaha,” sebut Gibran. 

Sebelum menjadi wali kota, Gibran mempunyai sejumlah bisnis diantaranya martabak manis yang sempat booming dengan 8 rasanya yakni Markobar, Chili Pari, Goola, Mangkokku, Siap Mas, dan beberapa usaha lainnya.  

Meski menyebut menjadi pengusaha lebih susah ia mengaku menjadi Wali Kota juga membuatnya pusing dan sama kesulitannya.

“Pahda angele jane, padha mumete (sama-sama sulit sebenarnya, sama pusingnya). Intine dinikmati wae, ngalir wae (intinya dinikmati saja, mengalir saja),” ucap Gibran. 

Menjadi Wali Kota dengan tanggung jawab pada sebuah daerah tentu tidak main-main, Gibran mengungkapkan masih banyak visi misi saat pencalonan Wali Kota dulu belum tercapai. 

“Belum masih jauh, masih harus kerja keras lagi. PR nya masih banyak,” kata Gibran.

Dengan menjadi pemimpin sebuah daerah, Gibran mempunyai visi agar lebih bisa bergerak langsung untuk masyarakat. 

“Kalau jadi pemimpin bisa membuat kebijakan yang membantu masyarakat, kalau cita-citadan harapan ya masih banyak,” pungkas Gibran.