SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengumumkan pemenang lomba Desain Ulang Logo Solo The Spirit of Java dan Maskot Rajamala, Sabtu (3/12/2022).
Lewat dua akun sosial pribadinya @gibran_rakabuming fan @gibran_tweet Gibran memberikan apresiasi pada 3 finalis lomba logo dan 3 finalis lomba maskot.
“Apresiasi yang sebesar-besarnya untuk peserta ‘Lomba Logo Solo The Spirit of Java’. Dengan waktu pendaftaran relatif pendek, namun jumlah dan asal peserta cukup beragam, berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” tulis Gibran.
Warga Bandung, Andrea Isa keluar sebagai pemenang lomba logo Solo Spirit of Java. Sedang dua lainnya Andean Retno Widiastuti warga Solo dan Muh. Abduh warga Makasar terpilih sebagai finalis.
“Selamat kepada Andrea Isa, warga Bandung keluar sebagai pemenang
menyisihkan 495 peserta lain dari berbagai kota Indonesia. Pemenang akan diberikan hadiah dana pembinaan Rp 15.000.000,” tulis Gibran.
“Trophy Keris & Piagam Penghargaan. Sedangkan Andean Retno Widiastuti warga Solo & Muh. Rahmat Abduh warga Makassar berhasil menjadi finalis yang berhak atas
dana pembinaan Rp2,5 juta dan Piagam Penghargaan,” ujar Gibran.
Lomba ini dibuka sejak 28 November dan akan berakhir pada 11 Desember 2022, dengan total hadiah Rp 20 juta.
Satu logo yang terpilih nantinya berhak mendapat hadiah berupa uang tunai total Rp 20 juta dan thropy keris serta piagam penghargaan.
“Piagam Penghargaan Walikota Solo turut diberikan pd peserta 10 besar, Muhammad Adnan R. (Magelang), Aditya Wardani (Lampung), Sri Rejeki (Solo), Tabah Setiono (Bekasi), Agus Dwi (Solo), Muhammad Burhan (Solo), Chanafi (Makassar),” tulis Gibran.
Pembaharuan logo Spirit of Java ini bertujuan untuk menyegarkan branding Kota Solo agar lebih fresh. Layaknya maskot Jepang bernama Kumamon, Gibran menyebut logo Spirit of Java bebas copyright alias bisa dicantumkan di mana saja.
“Iya logo Spirit of Java ini bisa dipasang di mana saja, di kop surat di id card, di semua jenis merchendaise, kita ngikut yang namanya Kumamon ya kumamon itu maskot logo yang copyrightnya free,” ujarnya.
“Bisa di pakai di bungkus di mana saja, misalnya di bungkus keripik UMKM di tempel di mana-mana misale pengin branding mobil e nganggo logo sing baru silakan bebas ditaruh dimana-mana,” tambahnya.
Selain logo Spirit of Java, Gibran juga mengadakan lomba desain maskot Rajamala. Gibran ingin Kota Solo identik dengan tokoh wayang Rajamala yang khas.
“Terima kasih atas partisipasi pada Lomba Desain Maskot Rojomolo! Pemkot Solo mengapresiasi hasil karya mengesankan yang berasal dari jumlah dan peserta yang cukup beragam, berasal dari berbagai kota di Indonesia,” kutipan dalam unggahan Gibran.
Ada tiga pemenang yang diumumkan Gibran. Di mana ketiganya bukan merupakan warga Solo. Ketiganya berhak mendapatkan hadiah total Rp 14.000.000 untuk lomba maskot Rajamala.
“Selamat kepada Bambang Marsantriantoro, warga Sleman yang keluar sbg pemenang, Ali Basyuri warga Samarinda, Kalimantan dan Susanto warga Semarang berhasil jadi finalis. Pemenang akan diberikan dana pembinaan Rp10.000.000. Trophy Keris dan Piagam Penghargaan, sedang untuk para finalis diberikan dana pembinaan Rp2.000.000 dan Piagam Penghargaan,” tulis Gibran.
Turut diberikan pula Piagam Penghargaan Wali Kota Solo untuk 10 besar. Diantaranya Aris Sutanto warga asal Karanganyar, Argya Arief Wicaksono warga Tegal, Naufal Lutfi warga Klaten, Alga Hening Garjito warga Bekasi, Giant Tahta asal Bogor, Faid Setyawan asal Karanganyar dan Ikhsan Dwiono Semarang.








