JAKARTA, MettaNEWS – Tim SAR gabungan berupaya mencari dan menolong korban gempa bumi Cianjur. Pada misi pencarian hari kedua, Selasa (22/11/2022) Badan SAR Nasional mengerahkan lima tim, dan berhasil menemukan 13 korban tewas.
“Sebagian besar korban ditemukan di bawah reruntuhan bangunan. Kami menggunakan peralatan ekstrikasi untuk memotong dan menyingkirkan material yang sulit dipotong dengan peralatan manual,” papar Kepala Biro Humas dan Umum Basarnas, S Riyadi dalam keterangan tertulis.
Lebih lanjut disebutkan, Tim Alfa mengevakuasi jenazah 1 korban anak laki-laki di Benjot, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang; Tim Bravo menemukan 1 korban tewas di Desa Cigintung, Kecamatan Cugenang serta 1 korban di Desa Gasol, juga di wilayah Kecamatan Cugenang.
Tim Charlie mengevakuasi 8 korban meninggal dunia di warung sate Shinta di jalan raya Cugenang yang terkena longsor, salah satu korban anak-anak; Tim Delta beroperasi di Kecamatan Warungkondang yang praktis masih terisolasi; sedangkan Tim Echo berhasil mengevakuasi 2 jenazah di pondok pesantren di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet.
Semua korban telah dievakuasi ke RSUD Cianjur. Sebagian korban yang telah teridentifikasi juga telah dimakamkan oleh keluarga.
“Tim SAR masih terus bekerja, menyisir kawasan-kawasan yang diduga kuat masih terdapat korban. Pagi tadi, kami menerima laporan dimana terdapat 27 orang yang dilaporkan hilang atau masih dalam pencarian. Kami minta doanya kepada seluruh masyarakat agar seluruh korban dapat kami temukan,” terang Riyadi.








