Harga Solar Naik, Pemerintah Kota Solo Pertimbangkan Bus BST Tak Lagi Gratis

oleh
Batik Solo Trans
BST koridor 5 dan 6 dilaunching, Kamis (30/12) | Foto : Humas Pemkot Solo

SOLO, MettaNEWS – Kenaikan Bahan Bakar Minyak Jenis Pertalite, Pertamax dan Solar berimbas ada kenaikan dan penyesuaian biaya dari beberapa aspek tak terkecuali pada tranportasi umum.

Saat ini angkutan umum kota Solo, yaitu Batik Solo Trans (BST) masih dinikmati masyarakat secara gratis. Namun demikian, kenaikan BBM membuat beberapa opsi yang harus diambil pemerintah, agar layanan tetap berjalan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad Selasa (6/9/22). Ia menuturkan kenaikan BBM menghadirkan 2 opsi.

“Opsi yang pertama jika biaya yang digunakan untuk BST tetap maka layanan akan disesuaikan (dikurangi). Kemudian yang kedua jika layanannya tetap maka pembiayaan BST akan dinaikkan,” papar Taufiq.

Dikatakan, saat ini pihak kementrian perhubungan tengah mengkaji opsi mana yang akan dipilih.

“per-hari ini masih dibahas, intinya membahas apakah akan naik biaya buying the service atau akan disesuaikan layanannya, ” ungkapnya.

Taufiq mengaku, kecondongan dari kedua opsi lebih kepada penyesuaian layanan karena penyesuaian anggaran akan memakan waktu lumayan lama.

BST juga akan diterapkan sistem berbayar. Dikatakan, hal itu dicantumkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Kementerian Keuangan tentang PNBP (Peraturan Negara Bukan Pajak).

“Sosialisasi sekitar 2 bulan dan dimungkinkan bulan Oktober ini sudah di lakukan pemungutan tarif,” ungkap Taufiq.

“Kemungkinan sekali tap, Rp 3.500 sampai Rp 4.000,” pungkasnya.