SOLO, MettaNEWS – Di balik upaya keras memadamkan kebakaran tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Kota Surakarta, kondisi kesehatan personel yang bertugas juga menjadi perhatian.
Setelah berjibaku menghadapi panas, asap, dan medan berat di kawasan tumpukan sampah, personel Polresta Surakarta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polresta Surakarta.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para personel tetap prima sebelum kembali menjalankan tugas di lapangan. Sebab, penanganan kebakaran di kawasan TPA membutuhkan tenaga dan stamina besar, terlebih petugas harus bekerja di lingkungan yang dipenuhi panas dan asap.
Satu per satu personel menjalani pemeriksaan. Tim Dokkes melakukan pengecekan tekanan darah, memantau kondisi kesehatan, serta memberikan obat sesuai kebutuhan dan vitamin untuk membantu menjaga kebugaran setelah menjalankan tugas pemadaman.
Kasidokkes Polresta Surakarta AKP Cahyono Agus mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi anggota tetap terpantau selama terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Putri Cempo.
“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan kepada personel setelah melaksanakan tugas pemadaman. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan anggota. Kami juga memberikan obat maupun vitamin sesuai kebutuhan untuk membantu menjaga kebugaran,” kata AKP Cahyo.
Hadapi Panas dan Asap
Menurut AKP Cahyo, pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi karena para personel sebelumnya menjalankan aktivitas fisik yang cukup berat di tengah kondisi lingkungan yang panas dan berasap.
Kondisi tersebut dapat menguras stamina petugas, sehingga pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan yang terlewat setelah mereka bertugas.
“Jangan sampai anggota yang sudah bekerja di lapangan justru kondisi kesehatannya tidak terpantau. Karena itu, kami pastikan kondisi mereka tetap baik sehingga dapat kembali melaksanakan tugas secara optimal,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan juga menjadi bentuk perhatian institusi terhadap personel yang berada di garis depan dalam penanganan kebakaran.
Sebab, selain dituntut sigap dalam mengendalikan api dan titik asap, petugas juga harus tetap memiliki kondisi fisik yang memadai untuk menjalankan tugas lanjutan di kawasan TPA Putri Cempo.
Kesehatan Personel Jadi Prioritas
Secara terpisah, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan personel merupakan bagian penting dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam penanganan kebakaran TPA Putri Cempo.
“Kami memberikan perhatian terhadap kesehatan anggota yang telah melaksanakan tugas pemadaman. Mereka bekerja dalam kondisi yang membutuhkan tenaga dan stamina, sehingga setelah bertugas kami pastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga,” kata Kombes Catur.
Menurutnya, kondisi fisik personel yang prima akan menunjang kesiapan mereka ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Terlebih, pengamanan dan penanganan di kawasan TPA Putri Cempo masih membutuhkan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi munculnya kembali titik asap maupun api.
“Kami ingin seluruh personel dapat bertugas secara optimal. Kesehatan anggota adalah hal yang utama. Dengan kondisi fisik yang prima, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai situasi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pemeriksaan tersebut, Polresta Surakarta memastikan penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada kondisi lokasi dan keselamatan masyarakat, tetapi juga memperhatikan kondisi para personel yang berada di lapangan.
Setelah berhadapan dengan panas, asap, dan medan berat untuk mengendalikan kebakaran, kini giliran kondisi tubuh para petugas dipastikan tetap siap untuk kembali menjalankan tugas.








