BST Naik Tarif Mulai 2026,  Pelajar & Lansia Tetap Murah, Disabilitas Gratis

oleh
oleh
Batik Solo Trans (BST) Angkutan Wong Solo
Bus Batik Solo Trans (BST) (20/9/22) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS — Pemerintah Kota Solo  akan melakukan penyesuaian tarif bus Batik Solo Trans (BST) mulai tahun 2026. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Taufiq Muhammad, menyampaikan bahwa perubahan ini dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan, kenyamanan, serta keberlanjutan operasional angkutan massal kebanggaan warga Solo tersebut.

“Mulai 2026, ada penyesuaian tarif BST biar layanan makin nyaman, armada makin layak, dan perjalanan kalian tetap aman serta tepat waktu,” jelas Taufiq.

Tarif Umum Jadi Rp4.000

Mulai tahun depan, tarif penumpang umum akan disesuaikan menjadi Rp4.000. Menurut Taufiq, langkah ini diperlukan agar operasional tetap stabil, sekaligus meningkatkan kualitas layanan seperti kebersihan bus, keamanan penumpang, hingga konsistensi frekuensi perjalanan.

Pelajar & Lansia Tetap Terjangkau – Rp2.200

Akses ramah kantong untuk kelompok rentan tetap menjadi prioritas. Tarif khusus Rp2.200 bagi pelajar dan lansia dipertahankan agar mobilitas mereka tetap lancar tanpa harus mengkhawatirkan biaya transportasi yang membebani.

Disabilitas Gratis 100%

Kabar baiknya, penumpang disabilitas masih dapat menikmati layanan BST secara gratis tanpa syarat rumit. Dishub menegaskan bahwa transportasi publik harus inklusif dan bisa diakses semua kalangan.

Taufiq menjelaskan bahwa penyesuaian tarif ini penting untuk memastikan armada terus dapat dirawat dengan baik, rute tetap optimal, dan kualitas layanan terus meningkat.

“Dengan tarif baru, kami bisa nge-boost kualitas supaya perjalanan kalian makin smooth dan bebas drama,” ujarnya.

Dishub Solo meyakinkan bahwa BST akan tetap menjadi moda transportasi yang aman, ramah, murah, dan dapat diandalkan. Masyarakat juga diajak turut menyebarkan informasi ini agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“2026: Tarif baru, layanan baru, vibes baru. Tetap tertib, tetap bijak, tetap naik transportasi publik!” tutup Taufiq.