Terminal Tirtonadi Relokasi Selter Kerberangkatan Bus BST, BRT Trans Jateng, dan Feeder BST

oleh
Bus
Petugas tengah mengecek kondisi bus bersama Satlantas Polresta Solo dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Tengah dalam kegiatan inspeksi keselamatan kendaraan umum di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Rabu (6/3/2024) pagi | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi merelokasi selter kerberangkatan Bus Batik Solo Trans, Bus BRT Trans Jateng, dan Feeder BST, Senin (2/12/2024) pagi.

Kepala Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi, Joko Umboro Jati menyebut pemindahan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan.

Dirinya menjelaskan terminal merupakan bagian dari sistem transportasi yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum. Dalam PM tersebut diperinci pengaturan zonasi dalam terminal yang meliputi: Zona penumpang sudah bertiket atau zona I, Zona penumpang belum bertiket atau zona II, Zona perpindahan, Zona pengendapan, dan Zona Steril.

“Mulai hari ini BST dan BRT Trans Jateng maupun Feeder BST, kita tempatkan didalam gedung terminal. Kalau selama ini kan berada di pintu timur, dimana seharusnya itu menjadi zona steril dari penumpang. Karenanya kita relokasi ke dalam gedung, untuk lebih menjamin keselamatan penumpang supaya tidak bersinggungan langsung dengan bus yang melaju,” ujar dia, Senin (2/12/2024).

Lebih lanjut dia mengatakan penataan terminal berdasarkan zonasi ini akan terus dibenahi. Ke depan pihaknya juga akan melakukan penataan lokasi loket bus, dan pembangunan lounge executive yang bekerjasama dengan perusahaan otobus.

Berdasarkan pantauan di lapangan sejumlah petugas dari terminal Tirtonadi maupun operator bus Trans Jateng dan BST, dikerahkan untuk melakukan sosialisasi kepada penumpang. Sejumlah tanda petunjuk sementara juga dipasang untuk membantu jalannya sosialisasi.

Sementara itu, Suharti (46) salah seorang penumpang Bus Trans Jateng saat berbincang dengan media mengaku kebingungan dengan pemindahan ini. Meski begitu dirinya merasa terbantu dengan hadirnya petugas di lapangan.

“Baru hari ini ya pak pindahnya, jadi masih bingung, belum biasa. Tapi dipindah kedalam gedung juga lebih bagus, kan jadi ngga kehujanan, wong sekarang musim hujan.” Ujar dia.

Dirinya berharap, fasilitas di Terminal Tirtonadi bisa terus ditingkatkan, dan memberikan kenyamanan bagi penumpang.

“Yang penting gampang dijangkau, nyaman gitu,” katanya.