SOLO, MettaNEWS — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Kota Solo kembali menggelar tradisi Grebeg Besar yang dilaksanakan di Wilayah Keraton dan Masjid Agung Solo Minggu (10/7/2022). Pada tahun sebelumnya gelar ini sempat di tindakan karena pandemi Covid-19.
Grebeg besar sendiri adalah kegiatan yang di lakukan oleh Kasunanan Surakarta saat tanggal 10 Dzulhijjah atau bulan Besar dalam Bahasa Jawa, untuk memperingati Hari Raya Idul Adha.
Grebeg Besar yang dihelat oleh Keraton Surakarta ini membawa 2 gunungan besar yang disebut gunungan Estri (Perempuan) dan Jaler (Laki-laki). Gunungan itu berisi berbagai sayuran dan rengginang.
Kegiatan Grebeg Besar ini melibatkan 300an orang yang akan berjalan beriringan membawa gunungan dari Keraton menuju Masjid Agung Solo.
Saat sampai di masjid agung gunungan berisi sayuran menjadi yang pertama dibagikan, Nampak antusias warga sangat tinggi selama acara. Mereka berusaha mencuri start aba-aba saat gunungan dibagikan. Tak berselang lama gunungan habis diselimuti ratusan orang.
Suasana riuh kembali terjadi saat gunungan satunya yang berisi rengginang dibagikan di depan Kori Kamandungan setelah peserta kirab kembali dari Masjid Agung menuju keraton. Masyarakat saling berkerumun berebut gunungan yang dipercaya dapat membawa berkah raja.
Sementara itu Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta, Kra Dani Nur Adiningrat. menjelaskan gunungan yang dikirab dan dibagikan ini sebagai manifestasi rasa syukur manusia terhadap keberkahan Sang Pencipta.
“Sebelumnya juga selama pandemi upacaranya tetap, tetapi tidak ada kirab karena melibatkan kerumunan, tetapi wilujengan di dalem keraton tetep,” ucapnya saat ditemui wartawan saat pelaksaan grebeg besar (10/7).
Ia berharap acara tersebut dapat kembali terselenggara, tentunya dengan lebih meriah. Tak hanya itu, harapannya acara ini juga mampu menyampaikan pesan-pesan melalui makna-makna simbolis.







