Gibran Tolak Usul Wakil Ketua DPRD untuk Copot Lampion

oleh
oleh
lampion pasar gede
Lampion di jembatan Pasar Gede sudah terpasang sejak Minggu (23/01/2022) malam | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menjawab kritik Wakil Ketua DPRD Surakarta Sugeng Riyanto yang meminta lampion-lampion di Solo dicopot. 

Gibran menegaskan hasil dari pembahasan dan evaluasi pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Solo pada Senin (07/02/2022) kemarin disepakati lampion-lampion dimatikan selama seminggu kedepan. 

“Kemarin kesepakatannya lampion dimatikan dulu,” tegas Gibran pada mettanews.id, Selasa (08/02/2022). 

Gibran juga tidak mempermasalahkan politikus dari fraksi Partai Keadilan Sosial ini yang menyebut pemadaman lampu lampion tidak menjadi solusi mencegah kerumunan masyarakat. 

“Pokoke dalam seminggu ini kita evaluasi semua. Kita ga mau mempersulit warga yang mencari rezeki, para PKL yang jualan di sana,” tandas Gibran. 

Gibran menekankan pada awak media dan masyarakat untuk tidak panik dan khawatir namun tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. 

“Yang dilihat itu fatality rate nya rendah, kalau positive rate nya ya pasti tinggi. Kan bisa dilihat BOR atau keterisian bed Covid di rumah sakit tinggi tidak, fatality rate nya tinggi tidak,” jelas Gibran. 

Sesuai data dari Dinas Kesehatan Kota Solo, Gibran melanjutkan posisi BOR di rumah sakit mencapai 21% dari 450 an bed Covid. 

“Lampion tempat lain akan kita lihat dulu, sambil jalan nanti kita evaluasi semua seminggu ini. Yang penting kegiatan-kegiatan ekonomi tetap jalan,” tegas Gibran lagi. 

Gibran juga kembali menekankan pada orang tua, meskipun tengah pembelajaran jarak jauh untuk lebih memonitor anak-anaknya terutama dalam hal protokol kesehatan. 

“PJJ kita lihat seminggu ini, tapi tidak memaksa yang mau tetap online ya tidak apa-apa. Kalau melihat saat ini anak-anak rata-rata OTG, tenang saja, sembuhnya cepet,” pungkas Gibran.