SOLO, MettaNEWS – Laga penentuan tim yang lolos ke grand final PLN Mobile Proliga 2025 akan ditentukan pada laga final four seri ketiga atau seri penutup di GOR Sritex Arena Solo, 1-4 Mei 2025.
Dari delapan tim putra dan putri peserta final four, baru tim putra Jakarta LavAni yang sudah memastikan tampil pada partai puncak di Yogyakarta, 10-11 Mei 2025.
Dari delapan tim itu pula, baru tim putra Surabaya Samator yang sudah dipastikan gagal melangkah ke babak grand final. Sebab, dari empat laga yang sudah dijalani, belum sekalipun dimenangkan tim Samator.
Sedangkan empat tim putri peserta final four, semuanya memiliki peluang lolos ke grand final. Dari keempat itu, ada tim yang pernah menang dan pernah pula kalah.
Laga pekan ketiga di Solo ini merupakan rangkaian seri penutup dari tiga seri. Dua seri sebelumnya sudah berjalan di Kediri pada 17-20 April 2025 dan Semarang pada 24-27 April 2025.
Seperti diketahui, tiga seri final four mencari dua tim teratas untuk tampil di GOR Amongrogo Yogyakarta pada partai puncak grand final pada 10 Mei 2025 untuk putri dan 11 Mei 2025 untuk putra. Final four ini diikuti empat tim putra, yakni Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia, Surabaya Samator, dan Palembang Bank SumselBabel.
Sedangkan di sektor putri, diikuti empat tim yakni Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN, dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Sebelum masuk final four, kompetisi bola voli profesional ini diikuti tujuh tim putri dan lima putra.

Kompetisi yang telah memasuki tahun ke-23 ini pada babak reguler dua putaran berlangsung di tujuh kota antara lain, Semarang, Gresik, Malang, Surabaya untuk putaran pertama dan lanjut putaran kedua di Bandung, Pontianak, dan Palembang.
Pada laga pekan ketiga ini, nantinya akan ada hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta, bagi juara putaran pertama, baik putra maupun putri. Pada putaran pertama di Semarang pekan lalu, Jakarta LavAni dan Pertamina berhasil menjadi juara, masing-masing untuk kategori putra dan putri.
Wakil Ketua III Bidang Kompetisi PP PBVSI sekaligus Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan mengatakan laga di Solo dipastikan berlangsung ketat dan seru di seri ketiga, utamanya di sektor putri. Sebab, keempat tim masih berpeluang lolos grand final.
“Karena keempat tim itu masih memiliki peluang, tentunya akan mati-matian dalam setiap pertandingan. Semua tim masih memiliki peluang lolos ke grand final, tentunya setiap pertandingan akan menjadi pertarungan sengit,” ujar Regi saat jumpa pers di Solo, Rabu (30/4/2025).
Dikatakannya, tim putri yang paling berpeluang adalah Jakarta Popsivo Polwan. Tim milik Polri itu hanya butuh satu kemenangan saja untuk lolos grand final.
Pasalnya, Popsivo sudah tiga kali kemenangan. Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia memiliki dua kemenangan, serta Jakarta Electric PLN mempunyai satu kemenangan.
Sementara di bagian putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dan Palembang Bank SumselBabel akan berebut satu tempat mendampingi Jakarta LavAni di grand final. Kedua tim akan berhadapan Jumat 2 Mei 2025.









