SOLO, MettaNEWS – Delegasi FIFA dan PSSI serta Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC) melakukan inspeksi ke venue utama Piala Dunia U-20, Stadion Manahan Solo, Sabtu (25/3/2023).
Rombongan delegasi datang pukul 10.40 WIB menggunakan dua bus. Mereka lalu masuk ke dalam stadion. Inspeksi kemudian berlanjut ke area luar stadion seperti gate utama, gate tribune dan pagar stadion.
Inspeksi kali ini juga menyasar ke stadion dan lapangan latihan. Mulai dari Lapangan Banyuanyar, Sriwaru, Stadion Sriwedari dan Lapangan Kotabarat.
Setelah dari Solo, delegasi FIFA melanjutkan inspeksi ke venue Piala Dunia U-20 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Berita sebelumnya, Kota Solo siap jadi tuan rumah piala dunia U-20 yang akan berlangsung pada 20 Mei – 11 Juni 2023 mendatang. Saat ini Stadion Manahan Solo yang tengah renovasi untuk menjadi stadion sepak bola internasional standar FIFA.
Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan pihaknya terus berbenah diri menyambut pelaksanaan Piala Dunia U-20 di kotanya. Bahkan, Pemerintah Kota Solo yang memiliki dukungan dari Pemerintah Pusat terus melakukan pengecekan perkembangan persiapan stadion.
Atas arahan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Pemerintah Kota Surakarta sudah menyiapkan tempat pertandingan, baik stadion utama yang digunakan maupun lapangan pendukung sebanyak empat lokasi.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah infrastruktur yang sudah berlangsung perbaikan. Gibran mengungkapkan stadion siap lakukan inspeksi oleh delegasi FIFA dan PSSI serta Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC) pada tanggal 25 Maret mendatang.
“Insya Allah aman, Solo siap menjadi tuan rumah,” kata Gibran Senin (20/3/2023).
Selain itu, sejumlah panitia acara penutupan Piala Dunia 2023 U-20 juga akan hadir di Solo, pada Selasa (21/3/2023). Untuk melakukan persiapan-persiapan agar pelaksanaan Piala Dunia di Solo berjalan lancar.








