Chef Arnold, Coki, Tretan dan Bobon Demo Memasak di Kampung Ramadan Solo

oleh
Kampung Ramadan
Pembukaan Kampung Ramadan 2023 di Balai Kota Solo dihadiri juri Master Chef Indonesia, Chef Arnold Poernomo, Coki Pardede, Tretan Muslim dan Bobon Santoso, Sabtu (25/3/2023) | Dok Pemkot Solo

SOLO, MettaNEWS – Juri Master Chef Indonesia, Arnold Poernomo akan memeriahkan agenda Kampung Ramadan di Balai Kota Solo, Sabtu (25/3/2023) pukul 15.00 WIB sore.

Arnold bersama Coki Pardede, Tretan Muslim dan YouTuber Bobon Santoso akan demo memasak di hadapan warga.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo akan menggelar event ini selama satu bulan lebih. Pembukaanya akan berlangsung pada Sabtu (25/3/2023) pukul 17.00 WIB di halaman Balai Kota Solo.

Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Orbawati mengatakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan sang istri, Selvi Ananda rencananya hadir saat pembukaan sore nanti.

“Acaranya nanti kami buka tanggal 25 Maret harinya Sabtu pukul 17.00 oleh Pak Wali Kota. Nanti berlangsung sampai Lebaran. Kalau festival lampu sampai seminggu setelah Lebaran. Kampung Ramadan ini hampir sama dengan tahun lalu,” kata Orba saat dihubungi MettaNEWS, Selasa (21/3/2023).

Rangkaian Kampung Ramadan 2023

Pembukaan Kampung Ramadan juga bebarengan dengan peringatan Earth Hour atau Hari Bumi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kemudian mengonsep peringatan Hari Bumi ini dengan mematikan festival lampu selama satu jam.

“Rencananya Pak Wali memukul bedug sebagai penanda kita memulai Kampung Ramadan dan berpuasa selama 1 bulan. Festival lampu bernuansa Islami Balai Kota, Pasar Gede sampai Gladagnya kita hidupkan,” ujar dia.

“Setelah acara tarawih itu nanti jam 21.30 lampu yang semula hidup kami matikan sebagai penanda Hari Bumi. Selama 1 jam kemudian nanti jam 22.30 kami hidupkan lagi,” bebernya.

Event ini berisi penampilan hadrah, lomba hafalan Al Qur’An berhadiah umrah, pasar takjil dan festival lampu. Pemerintah Kota Solo juga akan memberikan bantuan 1.500 kilogram beras ke Kampung Jayengan sebagai bahan bubur samin.

“Kita tetap mengadakan penampilan grup hadrah yang ada di kota Solo. Kemudian kita mengadakan lomba hafalan Alquran itu dengan hadiah utama umrah. Juga support bantuan beras kepada kampung Jayengan untuk bubur samin selama satu bulan. Kita beri 50 kg per hari selama 1 bulan,” ujar dia.

Disbudpar melibatkan 30 pelaku UMKM menjajakan takjil di Kampung Ramadan Balai Kota Solo. Saat ini Disbudpar masih mengkurasi pelaku UMKM yang akan memeriahkan Kampung Ramadan.