BLORA, MettaNEWS – Kontingen panjat tebing Kota Solo terpaksa harus puas dengan membawa pulang 1 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu.
Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Pati Raya 2023 ini menjadi ajang tim panjat tebing untuk mengasah atlet pemula.
Bidang Bimbingan Prestasi Panjat Tebing Surakarta, Teddy Saba menjelaskan Porprov kali ini menjadi wadah bagi atlet pemula Kota Solo.
“Yang jelas memperkenalkan atlet pemula untuk masuk ke ajang lomba yang lebih tingi, skala Jateng. Juga untuk bisa mampu membaca kekuatan kemampuan atlet lain di Jateng,” jelas Teddy usai pertandingan final panjat tebing di Lapangan Kridosono Blora, Kamis (10/8/2023).
Teddy juga menyebut adanya kebijakan pembatasan usia berpengaruh pada capaian perolehan medali Kota Solo.
“Jadi ada kesempatan, nomor-nomor pertandingan yang tidak bisa kita ikuti. Ini atlet-atlet remaja kita yang benar-benar baru masuk. Usia awal mengikuti kejuaraan Porprov ini,” paparnya.
Teddy mengungkapkan adanya keterbatasan usia dan terlambat mengisi regenerasi rentang usia.
“Panennya kita untuk Porprov berikutnya. Saat ini anak-anak kita usianya baru 14 tahun. Porprov selanjutnya mereka sudah siap. Setelah ini kita genjot terus kematangan mentalnya dan berlatihnya,” tegasnya.
Meskipun belum sesuai target kontingen yakni 2 emas, menurut Teddy pertandingam kalo ini sesuai dengan apa yang mereka harapakan.
“Untuk kemampuan dari sisi usia ini sudah sesuai. Hanya perlu kita tingkatkan pelatihan dan kompetisi-kompetisi berikutnya yang harus rajin kita ikuti,” ujarnya.
Ia menuturkan rajin mengikuti kompetisi ini juga menjadi salah satu latihan membentuk mental.
“Untuk membentuk mental saat mengikuti lomba dan skill teknisnya,” jelasnya.
Tidak hanya masalah kendala usia, adanya insiden atletnya terluka juga berpengaruh pada perolehan medali panjat tebing.
“Kemarin Eifhel telapak tangannya sobek. Harusnya dapat emas jadi dapat perunggu,” terangnya.
Dengan demikian lanjutnya, kontingen panjat tebing memperoleh 1 emas, 2 perak dan 3 perunggu.
“Tapi yang menyenangkan adalah semua atlet yang berangkat mendapat medali semua. Ini sangat berharga karena semua atlet Solo merata bawa medali,” pungkasnya.
Perolehan medali emas atas nama Sutrisno, Marsudin, Fadil dan Dhito. Sementara untuk medali perak kelas putri adalah Sania, Yasmin dan Bianca. Lamjut perunggu atas hasil kerja keras Aurel, Sania, Yasmin dan.Bianca.








