KUDUS, MettaNEWS – Tim basket putra 5×5 Kota Solo berhasil bawa pulang medali perunggu setelah menang tipis 71-70 dari Kabupaten Pati. Dalam perebutan tempat ketiga di GOR Bung Karno, Wergu, Kudus, pada Kamis (10/8/2023).
Hasil ini membuat cabor basket Solo membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.
Pada semifinal, Solo harus mengakui keunggulan Kota Semarang setelah laga berakhir dengan skor 67-80.
Ketua Perbasi Solo, Bagus Andrian John, kepada wartawan, mengaku bersyukur meskipun gagal memenuhi target dua medali perak. Dia tetap bangga meskipun anak-anak Solo gagal melaju ke final.
“Apalagi, anak-anak Kota Solo tidak mau pulang dengan tangan kosong. Dan terus berjuang mempersembahkan medali untuk Kota Solo,” ungkap Bagus yang akrab disapa Paman John ini.
Paman John menuturkan, satu medali perunggu dari basket 5×5 cukup membuktikan basket Solo tumbuh berkembang. Dia meyakini pembinaan atlet Solo yang kian masif, menjadi harapan Solo di kompetisi mendatang.
“Basket Solo sudah berada di jalur yang benar. Sebelumnya tidak ada medali, ini teman-teman semua sudah berusaha semaksimal mungkin untuk Kota Solo,” kata Paman John.
Dia menambahkan target awal yakni dua perak untuk tim basket meliputi 3×3 dan 5×5 putra putri. Hanya saja skuad Solo meraih satu perak dan satu perunggu.
“Jangan menyerah dan terus berlatih. Masa depan anak-anak ini masih panjang. Saya sangat bangga,” sambung Paman John.
Skuad putri 5×5 Kota Solo dipastikan gagal melaju ke semifinal. Skuad putri gagal melaju karena hanya sekali menang dari tiga laga babak penysihan. Di laga pertama, skuad putri takluk dari Kota Semarang dengan skor 76-44.
Pada laga kedua, skuad putri takluk dari wakil Grobogan, 22-51. Partai terakhir, skuad putri akhirnya merasakan kemenangan dari wakil Pati 53-48.
Sedangkan medali perak diraih oleh tim putra basket 3×3. Sedangkan skuad putri 3×3 keluar sebagai semifinalis.







