BLORA, MettaNEWS – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing meraih satu medali emas pada hari ketiga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Pati Raya.
Perolehan emas ini dari nomor pertandingan boulder tim putra di pertandingan yang berlangsung Lapangan Kridosono Blora, Senin (7/8/2023). Boulder tim putra ini terdiri dari Dito, Fadhil, Marsudin dan Sutrisno.
Bidang Bimbingan Prestasi Panjat Tebing Surakarta, Teddy Saba di lokasi pertandingan menjelaskan Solo juga menambah medali perunggu dari nomor boulder tim putri.
“Ada evaluasi untuk Kota Solo. Terutama soal pembibitan atlet. Banyak atlet senior kami yang tidak bisa ikut karena pembatasan umur di atas 21 tahun tidak boleh ikut pertandingan,” tandasnya.
Pada Porprov ini atlet Eifhel Tri Andika mengalami cedera tangan kiri. Telapak tangan kiri Eifhel sobek saat bertanding pada hari Minggu (6/8/2023) kemarin.
Kondisi tangan Eifhel yang cedera cukup mempengaruhi skuad panjat tebing Kota Solo.
Manager panjat tebing Solikhan menambahkan untuk kelas speed wr putra, Solo mengandalkan Eifhel.
“Eifhel harusnya target emas di speed wr perorangan putra. Akhirnya dapat perunggu,” ungkap Solhikan.
Solhikan menyebut jadwal pertandingan yang padat dan penuh dalam sehari mempengaruhi kekuatan atlet.
“Mungkin kekuatannya juga menurun. Pas tanding telapak tangan sobek. Jadi tidak bisa maksimal juga. Hari ini Eifhel juga masih ada pertandingan beregu,” tuturnya.
Sementara itu, ditemui usai pertandingan, Eifhel mengatakan cukup kecewa karena tidak bisa mendapat emas.
“Targetnya ya ambil emas. Tapi terus ada kendala di tangan pas mau masuk big final. Jadi seperti sakit ga terasa,” ujarnya.
Eifhel menyebut luka sobek telapak tangam kiri cukup berpengaruh pada gerakannya.
“Berpengaruh tapi kalau sudah kena adrenalin pas manjat ga kerasa sakitnya,” imbuh atlet yang baru pertama kali ini ikut dalam Porprov.
Hingga hari ini panjat tebing telah membukukan 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu.







