Diam-diam Rudy Sulap Bantaran Bengawan Solo Jadi Taman Cantik

FX Hadi Rudyatmo
Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo melayani warga yang ingin berfoto bersamanya di Taman Jaga Kali yang dia buat dan rawat dengan dana pribadi. | MettaNews/Ari Kristyono

SOLO, MettaNEWS – Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo selama beberapa tahun terakhir, menata bantaran Bengawan Solo di sekitar rumah pribadinya di Pucangsawit, Kecamatan Jebres. Lahan seluas lebih dari satu hektare itu kini sudah berubah menjadi taman asri yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas publik.

“Ya sebut saja Taman Sunan Jaga Kali, karena warga di sini menyebutnya begitu. Ini bantaran, sudah pasti tanah pemerintah. Saya hanya membuatnya bersih, lalu saya tanami pohon buah-buahan, bunga, sayur. Bantaran dirapikan, ada jalur paving, jadi masyarakat bisa nyaman menikmati,” tutur Rudy, Jumat (26/11/2021).

Taman itu menempati lahan sepanjang kira-kira 1.000 meter di tepi sungai, dengan lebar lebih dari 10 meter. Rudy tak hanya menanam pohon, tapi juga menempatkan beberapa properti seperti sumur pantek, toilet dan shelter-shelter untuk berteduh.

“Ya, terus terang beberapa pakai barang bekas milik Pemkot, yang sudah dibuang saya tampung. Seperti shelter itu bekas halte bus, saya minta terus saya las sendiri, dicat ulang sudah jadi bagus. Itu juga kerudung lampu, bekas dari Ngarsapura,” tunjuknya.

Rudy menyebut, dirinya mengalokasikan dana pribadi untuk menata dan merawat kawasan tersebut. Tujuannya untuk menumbuhkan kreativitas dan aktivitas produktif warga di sekitarnya.

“Sekarang sudah pada bisa ngelas, saya belikan alatnya. Lalu menanam sayur, pohon buah dan belajar merawatnya. Itu ada lukisan mural, yang melukis juga warga sini. Ini gambar kehidupan warga di pedesaan, la yang itu masih kosong, boleh saja nanti digambari celeng,” seloroh Rudy.

Lukisan murah itu menempel di tembok penahan banjir yang dibangun pemerintah di sepanjang bantaran. Rudy membuat beberapa tangga untuk akses masuk taman.

Masyarakat bebas menikmati dan menggunakan taman itu untuk beragam keperluan. Sekadar jalan-jalan menikmati ruang terbuka hijau, atau membuat event kesenian, bahkan untuk menggelar pernikahan pun bisa.

“Ini belum selesai, nanti bisa saja kita pasang panggung, lampu tenaga surya agar tak perlu instalasi kabel. Saya juga ingin bikin dermaga, nanti bisa ada wisata perahu di sini,” pungkas Rudy.