Bus Wisata Masjid Zayed Membeludak di Terminal, Pihak Tirtonadi Minta Tambahan Suttle Bus Angkut Penumpang 

oleh
Bus Wisata Membeludak di Tirtonadi
Puluhan bus wisata yang padati tempat parkir terminal Tirtonadi Solo Senin (5/6/2023) | Dok: Terminal Tirtonadi

SOLO, MettaNEWS – Bus wisata Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan membeludak di Terminal Tirtonadi Solo Senin (5/6/2023). Tercatat dalam satu hari bus wisata yang masuk ke Terminal Tirtonadi hampir menyentuh 120 buah dengan penumpang kurang lebih 4000 orang.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tirtonadi Solo, Bandiyono mengungkapkan banyaknya bus yang parkir di terminal ini masuk dalam momentum ibadah haji 2023.

“Antusiasme masyarakat terhadap masjid Zayed saya rasa cukup luar biasa, selain itu saat ini juga momentum ibadah haji di Asrama Haji Donohudan. Para pengantaran Haji ini sebagai besar langsung menuju ke masjid Zayed untuk berwisata islami,” ungkap Bandi Selasa (6/6/2023).

Banyaknya pengantar yang datang bersamaan itu, menyebabkan tempat parkir terdekat masjid Zayed yakni terminal Tirtonadi full dengan bus dan penumpang. Hal tersebut menyebabkan operasional dari Shuttle bus masjid Zayed sedikit kewalahan.

“Untuk Shuttle bus itu dari Dishub, Melihat banyaknya pengunjung yang datang kemari kami membutuhkan dukungan angkutan lanjutan dari pihak Dishub. Karena memang pengunjung sangat luar biasa banyaknya,” ungkap Bandi.

Untuk saat ini shuttle bus yang membawa pengunjung tersedia sebanyak enam unit dengan maksimal penumpang sebanyak delapan 10 orang.

Pihak Tirtonadi juga berusaha berusaha maksimal untuk melayani ribuan pengunjung yang parkir tersebut.

Ia menjelaskan, pengunjung yang datang kemarin berasal dari Grobogan, Wonosobo hingga Pekalongan usai dari di Asrama Haji Donohudan.

“Kalau kami lihat jadwal penerbangan haji, momen dari wilayah Tegal, Pekalongan, Batang itu cukup tinggi yang langsung berwisata ke masjid Zayed ,” jelasnya.

Meski parkir bus wisata membeludak di Terminal Tirtonadi, Bandi mengatakan hal tersebut tidak mempengaruhi operasional.

“Karena lahan parkir yang kami sediakan tidak pada jalur operasional Terminal,” tukasnya.