Boyolali Perpanjang Penutupan Seluruh Pasar Hewan hingga Tanggal 20 Juni

oleh
oleh
Penyuntikan antibiotik dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Boyolali pada hewan ternak, Selasa (10/5/2022) | Doc : Pemkab Boyolali

BOYOLALI, MettaNEWS – Pemerintah Kabupaten Boyolali memerpanjang masa penutupan semua pasar hewan di wilayahnya hingga tanggal 20 Juni mendatang. Sebelumnya, penutupan pasar hewan dilakukan sejak tanggal 11 Mei 2022, menyusul merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi dan kambing di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Lusia Dyah Suciati seperti dilansir boyolali.go.id, menyebut lima pasar hewan yang akan ditutup kembali untuk lebih fokus dalam penanganan PMK. Kelima pasar hewan di Kabupaten Boyolali yang akan ditutup yakni Pasar Hewan Jelok di Kecamatan Cepogo, Pasar Hewan Karanggede, Pasar Hewan Kalioso di Kecamatan Nogosari, Pasar Hewan Simo dan Pasar Hewan Ampel.

“Kita perpanjang karena pada saat penutupan pertama tahap pertama kemarin kita tim reaksi cepat (TRC) yang melibatkan ensiminator PMI juga Polri ini lebih fokus dalam rangka penanganan PMK yang ada di kandang kandang,” kata Lusi  Kamis (9/6/2022).

Dilanjutkan olehnya,selain lebih berkonsentrasi pada penanganan PMK pada hewan ternak, pihaknya bersama PMI dan Polri lebih fokus pada penyemprotan pasar, serta lebih meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas perdagangan sapi di pasar hewan pada saat penutupan pasar hewan. Sehingga, hewan ternak yang mengidap PMK dapat sembuh dengan cepat serta mampu menekan penyebaran PMK.

“Saya minta kepada seluruh pedagang dan peternak ini harus bareng-bareng mendukung dalam menangani PMK ini,” ujarnya.

Sebagai langkah untuk mengendalikan dan menanggulangi PMK, Disnakan Kabupaten Boyolali membuka posko pengaduan pada nomor 0812-2832-0007. Posko ini diharapkan mampu memberikan pengananan dengan cepat laporan masyarakat terkait dengan PMK pada hewan ternak.

Sebagai tambahan informasi, dari hasil tracking 6.184 ekor hewan ternak ditemukan, 1.310 ekor suspect, 32 ekor positif PMK, mati sejumlah 16 ekor, dan sembuh sejumlah 468 ekor. Dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Boyolali, Kecamatan Mojosongo, Andong dan Ampel masuk dalam zona merah PMK. Sedangan lima kecamatan masih berada di zona hijau yakni Kecamatan Wonosamodro, Sawit, Banyudono, Kemusu, dan Juwangi. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)