Bocah 5 Tahun yang Jatuh dari Helikopter di Papua Ditemukan Tewas

oleh
oleh
helikopter bell 412
Helikopter Bell 412 PK-DAR milik PT Derazona Air Service yang mendarat darurat karena cuaca buruk di Mimika, Papua | airhistory

MIMIKA, MettaNEWS – Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Timika, TNI-Polri dan PT. Freeport, Kamis (9/6/2022) sore berhasil menemukan bocah berusia 5 tahun yang jatuh dari helikopter milik PT Derazona Air Service, saat pesawat yang dicarter Pemerintah Kabupaten Mimika itu mendarat darurat karena cuaca, Rabu siang kemarin. Korban bernama Fedelis ditemukan tewas, dan malam ini jenazahnya dievakuasi ke Mimika.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan pers Kamis petang mengatakan, pencarian dilakukan selama dua hari oleh personel SAR gabungan yang didrop di hutan di Distrik Jila, Mimika menggunakan helikopter TNI AU dari Bandara Mozes Kilangin. Hingga Kamis sekitar pukul 15.30 WIT, jenazah Fedelis ditemukan dan kemudian dievakuasi menggunakan helikopter ke RSUD Mimika.

Helikopter Bell 412 bertanda registrasi PK-DAR terpaksa mendarat darurat, saat pesawat yang sedang bertugas sebagai Puskesmas Keliling itu diadang cuaca buruk, dalam perjalanan dari Jila ke Mimika. Ada 11 orang dalam pesawat, termasuk dua awak dan tiga anak kecil. Sesaat sebelum berhasil mendarat darurat, entah bagaimana Fedelis terlempar keluar pesawat dan jatuh ke hutan.