TANGERANG, MettaNEWS – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/11/2022) pagi ini memimpin upacara pelepasan jenazah tiga awak helikopter P-1103 milik Polri yang jatuh di perairan Belitung Timur. Salah satu korban, Aiptu Joko Mudo hari ini akan dipulangkan ke kampung asalnya di Sragen.
Di Markas Polairud, Bandara Pondok Cabe, Tangerang, Kapolri menyebut insiden jatuhnya Helikopter P-1103 adalah duka bagi seluruh keluarga besar institusi Korps Bhayangkara. Tanpa mengurangi kedukaannya, menurut Sigit, bagi seluruh prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas, hal itu merupakan suatu bentuk kehormatan.
“Tentunya ini adalah musibah bagi kami semua, bagi keluarga besar Polri. Namun demikian, tentunya bagi prajurit yang gugur di medan tugas adalah suatu kehormatan. Tentunya kami doakan kepada para almarhum seluruhnya diterima di tempat terbaik di sisi-Nya, dan juga seluruh keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Sigit.
Sigit menyebut, saat ini masih ada satu awak heli yang belum ditemukan. Dia menegaskan, pencarian masih dilakukan dengan maksimal, melibatkan SAR gabungan yang berkekuatan 600 orang.
Dari informasi sejumlah sumber, korban terakhir yang belum ditemukan adalah AKP Arif Rahman Saleh, pilot pesawat nahas tersebut.
Pencarian para korban sejauh ini melibatkan pesawat terbang CN 235, CN 295 dan Beechjet 400 XP serta 3 helikopter milik Polri, serta belasan kapal milik Polairud, TNI AL, Basarnas, Kementerian Kelautan dan nelayan.
Selain menemukan jenazah tiga korban, Bripda Khairul Anam, Briptu Mochamad Lasminto, dan Aipda Joko Mudo, sejauh ini pencarian juga menemukan beberapa bagian bodi pesawat.
Terpetik kabar, jenazah Aipda Joko Mudo hari ini dipulangkan ke kampung asalnya di Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Sesuai permintaan keluarga, jenazahnya akan dimakamkan di sana.
“Saya mohon doanya dari teman-teman media untuk satu anggota kita saat ini masih kita cari mudah-mudahan bisa segera bisa ditemukan. Karena memang kondisi di lokasi pencarian cuacanya masih sangat buruk. Sehingga agak sulit untuk melakukan pencarian dengan cepat. Namun demikian, mudah-mudahan bisa kita temukan dengan cepat,” tutup Sigit.








