Besok, Pengurus DPW Gapembi Jateng Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan di Semarang

oleh
oleh
Ketua Gapembi Jateng, Musthofa Safawi, menyampaikan sosialisasi pada pengelola dapur makan Bergizi Indonesia, Jumat (19/9/2025) di Red Chilies Hotel Solo | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Gratis (Gapembi) Jawa Tengah periode 2025–2030 akan resmi dikukuhkan pada Selasa (9/12/2025). Acara pengukuhan akan digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang.

Ketua Gapembi Jateng, Musthofa Safawi, mengungkapkan bahwa komposisi kepengurusan cukup besar dan mencakup berbagai bidang strategis. Struktur tersebut terdiri dari pimpinan harian, para wakil ketua, ketua-ketua bidang, serta koordinator wilayah yang tersebar di Semarang Raya, Solo Raya, Pati Raya, Banyumas Raya, Kedu Raya, hingga Pekalongan Raya.

“Ada di antaranya wakil ketua bidang standarisasi mutu makanan hingga ketenagakerjaan dan pelatihan. Ada puluhan orang yang masuk pengurus yang tersebar di Jawa Tengah,” jelasnya, Senin (8/12/2025).

Selain kepengurusan harian, Gapembi Jateng juga diperkuat oleh sembilan Dewan Penasehat yang dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sebelas Dewan Pembina di bawah kepemimpinan Abdul Kholik, serta delapan Dewan Pakar yang dipimpin Prof Hasan Abdul Rozak. Musthofa menegaskan, keberadaan para penasehat, pembina, dan pakar tersebut menjadi faktor penting dalam mengembangkan organisasi.

“Masukan-masukannya sangat penting untuk kemajuan MBG,” ujarnya.

Lebih lanjut, Musthofa menegaskan bahwa pembentukan Gapembi Jateng memiliki tujuan utama memperkuat kolaborasi antara pelaku dapur, Badan Gizi Nasional, serta para pemangku kepentingan lainnya. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi masyarakat, khususnya dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Muaranya demi masyarakat. Yakni kualitas dan mutu makanan MBG terjaga hingga masyarakat terlayani dengan baik oleh dapur-dapur yang ada di Jawa Tengah,” harapnya.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas layanan, Gapembi Jateng rutin menggelar evaluasi dapur penyedia makanan bergizi selama beberapa bulan terakhir. Organisasi ini juga terus mendorong terpenuhinya sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) serta sertifikat halal di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Anggota kami mencapai 1.000 di Jawa Tengah. Tugas penting kami di antaranya juga mendorong terkait sertifikasi SLHS dan halal. Ini penting, juga sesuai instruksi Presiden,” tegas Musthofa.

Pengukuhan kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat peran Gapembi Jateng dalam memastikan kualitas layanan makanan bergizi, sekaligus menunjang suksesnya program nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat.