SOLO, MettaNEWS – Ketua Umum Partai Ummat, Amien Rais tiba di rumah duka adiknya, Rozaq Rais Jalan Arifin nomor 115 Kepatihan Kulon, Solo pukul 18.20 WIB, Selasa (23/5/2023). Amien datang bersama sang istri Kusnasriyati Sri Rahayu.
Usai menjalankan ibadah salat Maghrib, Amien kemudian memimpin salat jenazah adiknya sekira pukul 18.30 WIB.
Rozaq Rais diketahui tutup usia pada Selasa (23/05) sekitar pukul 15:30 WIB. Ia meninggal pada usia 77 tahun di Rumah Sakit PKU Solo. Jenazahnya tiba di rumah duka sekitar pukul 18:10 WIB.
“Saya diberi kabar pada 15.40 menit WIB dan almarhum wafatnya itu jam 15.30 WIB. Jadi beliau ini adik saya langsung selisihnya 2 tahun, sekarang saya 79 dia 77 tahun,” ujarnya setelah memimpin salat jenazah.
Adik Amien Rais Habiskan Sisa Hidupnya di Muhammadiyah
Amien menyebut selama hidup adiknya memiliki karir yang cukup baik. Rozaq mengabdi lama di Muhammadiyah, ia pernah menjadi Ketua Majelis PKU Muhamadiyah selama kurang lebih 15 tahun.
“Insyaallah amal soleh yang dia ukir adalah selama menjadi ketua majelis PKU Muhammadiyah di Surakarta,” katanya.
Rozaq juga diketahui pernah menjadi anggota DPR RI Fraksi PAN satu periode pada 2009-2014 dan Ketua PAN Jawa Tengah.
“Jadi ada sedikit pengalaman selain dakwah juga pernah berpolitik ala kadarnya,” bebernya.
Amien diketahui telah berada di Solo sejak 2 hari yang lalu. Menurut penuturannya, Rozaq menderita sakit demensia. Sebelum meninggal dunia, adiknya juga sempat mengucapkan istigfar berulang kali.
“Satu tahun terakhir ini mengalami semacam penyakit seperti pikun. Jadi terkadang sering lupa dan lain-lain,” bebernya.
“Tetapi ini seperti berkah dari langit seminggu yang lalu oleh Siti Aisyah si bungsu itu dibawa ke pengobatan terapi pijat. Tiba-tiba matanya terbuka lebar terus yang tadinya malas bicara itu istigfar tanpa henti. Berhenti beristigfar kemudian dipanggil Allah, ini mudah-mudahan husnul khotimah,” sambung Amien.
Sebelum menyalatkannya, Amien sempat melihat jenazah adiknya yang tengah disemayamkan.
“Saya melihat jenazahnya juga lisannya mulutnya seperti senyum insyallah. Mudah-mudahan ini juga tanda,” kata Amien.
Amien meminta sahabat-sahabat adiknya dapat meberikan doa terbaik. Dan menjadikan adiknya itu sebagai suri tauladan.
“Saya sebagai kakaknya pada seluruh handai taulan sahabat dia ketika di Muhammadiyah ketika di DPR RI dan lain-lain. Mudah-mudahan didoakan mendapat tempat yang selayaknya di hadirat Allah,” ujarnya.
“Diampuni dosa-dosanya diterima amal salehnya dan kita yang masih hidup ini melanjutkan percontohan amal saleh almarhum,” pungkasnya.
Rencananya jenazah akan dimakamkan pada, di lokasi pemakaman keluarga di Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (24/5/2023).
Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka pada pukul 09.00 WIB.








