Aiptu Sofyan Terkena Ledakan saat Berupaya Menghalau Pelaku Bom Bunuh Diri

oleh
oleh
Sepeda motor yang ditinggalkan pelaku serangan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung | Twitter

BANDUNG, MettaNEWS – Anggota Polsek Astanaanyar Bandung yang menjadi sasaran teror bom bunuh diri, meninggal dunia dalam perawatan rumah sakit.  Aiptu Sofyan,  terkena ledakan langsung saat dia berusaha menghalau pelaku.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana kepada wartawan menyebut, Aiptu Sofyan gugur sedangkan 8 polisi dan 1 orang warga sipil masih dalam perawatan intensif.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Untuk korban yang masih dirawat, akan kami upayakan segera pulih, dan tentunya polisi akan mengungkap kasus terorisme ini sampai tuntas,” ujarnya, Rabu (7/12/2022).

Penyelidikan polisi yang melibatkan Densus 88 Antiteror, hingga siang ini telah berhasil mengidentifikasi pelaku. Dia adalah Agus Sujatno alias AM (34) asal Bandung, eks Napi Terorisme yang dipidana 4 tahun karena perannya merakit bom.

“Tahun 2017 hingga Maret 2021 dia dipenjara di Lapas Pasir Putih. Setelah bebas dia pindah ke Sukoharjo, kos di Desa Siwal, Kecamatan Baki, bersama anak dan istrinya. Sejak di sana, dia bekerja sebagai juru parkir Mi Gacoan Solo, bersama salah seorang eks napiter lainnya,” ujar seorang polisi.

Saat MettaNews mendatangi rumah kos Agus di Desa Siwal, rumah kos terdiri dari tiga kamar itu tampak sepi. Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan juga tampak di lokasi.

“Ya, saya hanya bisa menerangkan, saat ini sedang ada kegiatan Densus di Sukoharjo, sehubungan bom bunuh diri di Bandung,” ujarnya.