SUKOHARJO, MettaNEWS – Tangis Istri Agus Sujatno alias AM pecah mengusik perhatian tetangga, pada Rabu (7/12/2022). Seketika, rumah kos di Kampung Blotan RT 07 RW 02 Desa Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo itu menjadi heboh, setelah mengetahui Agus pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung.
Salah satu warga setempat, Endang (65) mengatakan Agus orangnya pendiam dan jarang ngobrol dengan tetangga, istrinya pun sangat jarang berinteraksi dengan warga. Bahkan tidak ada yang tahu namanya, wajahnya pun selalu tertutup cadar.
“Mereka tertutup, orangnya tidak pernah keluar, tidak seperti kita-kita. Tapi anaknya yang baru berumur tiga tahunan sering main dengan anak-anak sini” ujar dia, Rabu siang.
Endang menceritakan, istri Agus pagi-pagi menangis di dalam kamar dan didengar warga. Terus tetangga menghampiri dan mengetuk-ngetuk pintu, ditanya kenapa menangis.
“Awalnya tidak keluar kamar, tapi selanjutnya menunjukkan gambar suaminya yang tampak berdarah. Warga tahunya terjadi kecelakaan namun sang istri mengutarakan suami meninggal. Kita baru paham kejadiannya setelah ada berita bom di televisi,” tuturnya.
Hal senada diungkapkan Siti tetangga kontrakan. Diakuinya, meski dekat tapi orangnya tidak pernah keluar kamar. Cerita-cerita juga tidak pernah, memang sering duduk di depan kamar.
“Tertutup orangnya. Ini tadi jika tidak ada ramai-ramai kita juga tidak tahu,” kata siti.
Dikatakan, warga mengetahui Agus dulunya penjaga parkir di Solo, kemudian beralih profesi jualan kue pukis Bandung. Tak berselang lama jualannya juga berhenti.
Menurut Siti, yang bersangkutan ini tinggal di Siwal kurang lebih satu tahunan. Biasanya suaminya kelihatan, tapi ini sudah lama tidak kelihatan.
” Tadi juga lihat kasihan, kelihatan sedih banget, anaknya juga nangis. Terus tadi pergi entah kemana, bareng temennya. Saya sempat ngasih daun singkong tadi buat sayur,” ujar Siti.







