SOLO, MettaNEWS – Live From Location (LFL) Metta Solo FM berhasil obati rasa penasaran anak muda. Pasalnya LFL kali ini turut mengundang salah satu komunitas market sale yang sedang mengadakan event bazar di Sakara Hall, De Tjolomadoe.
Sesi Tuku, komunitas yang lebih dikenal dengan event thrifting (barang bekas) ini lagi ngadain event sesituku seri ke-7 bertajuk Lebaran Gembira #2. Berlangsung sejak Kamis sampai Minggu, 21-24 April, komunitas ini berhasil memecah animo anak muda.
Sayang event ini hanya berlangsung selama empat hari saja. Aditya Crisman Aji, Project Manajer Sesi Tuku, pun mengungkapkan alasannya. Aditya menyebut event bazar yang relatif singkat ini justru menjadi alasan pihaknya untuk menarik minat pengunjung lebih banyak.
“Yang bisa membedakan antara event kita dengan event lain adalah di waktu penyelenggaraannya. Kalau kita bikin didurasi waktu yang panjang, misal satu bulan atau dua minggu justru bisa berdampak ke seller (pedagang). Karena kan tingkat ketertarikan dari visitor (pengujung) jadi berkurang,” ujar Aditya saat ditemui Mettanews, Jumat (22/4/2022).
Menjadi event yang ditunggu-tunggu, Sesi Tuku mampu membuat para pecinta thrifting akan menyempatkan waktu untuk hadir di event seru ini. Di hari pertamanya, event ini mampu menarik sebanyak 1.300 pengunjung yang datang. Diprediksi, akan alami kenaikan pengunjung di waktu weekend, Aditya berharap cuaca aman selama pelaksanaan.
Tentunya event ini sangat menarik bagi anak muda. Kenapa tidak? Sejumlah 71 tenant atau gerai menjajakan dagangan fashion second hand ataupun preloved dengan brand-brand keren. Menjadi barang buruan untuk baju lebaran, event ini digelar di momen yang pas, Ramadan.
Tak hanya itu, di Sesituku#7 ini juga terdapat Food Festival. Berada di halaman sisi barat Sakura Hall, terdapat lima gerai UMKM, tiga gerai lifestyle dan 14 gerai food and bavarage (FnB) yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk berbuka puasa.
Yang menarik dari Sesituku#7 kali ini yakni adanya music performance. Dimana salah satu band Rock Blues, Soloensis bakal tampil di hari terakhir event. Pasalnya special perform dari band asal Solo ini merupakan bagian dari Tour 2022 bertajuk Gembala Tour.
“Mangi bakal ada performance banf Indie Solo. Ada Pvrplehaze Music, Tres Music, Crash Car Coma TV perform di hari Sabtu. Psychedulic Rock Yogyakarta, Melting Minds dan Soloensis yang perform di hari Minggu,” tutup Aditya.
Sementara itu, Bassist Soloensis, Pungkas Pinundi menyebut dalam rangkaian Tour Gembala juga merupakan hasil kolaborasi dengan industri garment Tren Industri Kartasura.
“Gembala Tour ini jalan di empat kota. Terakhir di Solo, kalau kota pertama ada di Salatiga, lalu Semarang terus Klaten. Abis dari sini, nanti rencananya bakal ke Jawa Timur,” sebut Pungkas.
Merupakan bagian dari perilisan single berjudul Pengembala tahun ini Soloensis akan memiliki album ketiga.
“Besok Minggu bakal bawain 15 lagu. Ada beberapa lagu yang nanti bakal dibawakan dengan treatment show yang berbeda. Karena manti disini ada visual joki yang mainan motion grafik dengan suguhan lighting, audio, sound yang nantinya semoga bisa bombastis,” ucapnya.
Banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya, Pungkas menyebut akan menberikan dampak baik terhadap perform Soloensis.
“Kami akan menyuguhkan penampilan yang spesial disetiap konser, termasuk di Sesi Tuku,” tukasnya.








