Kalipepe Land Turut Mangayubagyo Meriahkan Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Kebahagiaan pernikahan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dengan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian atau Kanjeng Dimas tidak hanya dirasakan keluarga besar Pura Mangkunegaran.

Ribuan masyarakat Kota Solo turut merayakan momen bahagia tersebut melalui Kirab Pengantin Dhaup Ageng Mangkunegaran, Sabtu (7/11/2026).

Di tengah kemeriahan kirab, dukungan Kalipepe Land turut mewarnai perayaan melalui karya seni yang dihadirkan Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto, bersama anggota komunitasnya.

Karya tersebut berupa foto Gusti Sura dan Kanjeng Dimas yang ditempatkan di atas tampah, kemudian dihiasi berbagai pernak-pernik kertas warna-warni. Sejumlah tampah itu dipajang di sepanjang jalur kirab dengan mencantumkan logo Kalipepe Land.

Mayor Haristanto mengatakan, karya kreatif tersebut dapat diwujudkan berkat dukungan Kalipepe Land milik pengusaha Puspo Wardoyo.

Dukungan itu membuat komunitas Republik Aeng-Aeng bisa ikut mangayubagya atau turut berbahagia atas pernikahan putri Mangkunegaran tersebut.

“Ya, bersyukur sekali kami mendapat dukungan dari Kalipepe Land, milik Bapak Puspo Wardoyo yang begitu antusias untuk membantu kami untuk ikut mangayubagya pernikahan Gusti Sura,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan Puspo Wardoyo melalui Kalipepe Land bukan kali pertama diberikan untuk kegiatan seni dan budaya. Selama ini, berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pelestarian dan kreativitas budaya juga mendapatkan perhatian serupa.

Karena itu, pihaknya menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Baginya, bantuan Kalipepe Land bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi komunitasnya untuk menghadirkan karya kreatif sebagai bentuk ucapan selamat kepada kedua mempelai.

Dibawa ke CFD Solo

Partisipasi Republik Aeng-Aeng dalam menyemarakkan Dhaup Ageng Mangkunegaran ternyata tidak berhenti saat kirab berlangsung.

Sehari setelahnya, Minggu (8/11/2026), karya seni tersebut kembali ditampilkan dalam ajang Car Free Day (CFD) Solo.

Mayor bersama sejumlah rekannya membawa karya tersebut untuk menyapa masyarakat dan pengguna jalan yang beraktivitas di kawasan CFD.

“Kami hari ini menggeser acara Dhaup Ageng Mangkunegaran yang kemarin kami juga adakan di sana. Tujuannya tetap, yakni untuk ikut mangayubagya pernikahan Gusti Sura dan Kanjeng Dimas bersama warga,” katanya saat ditemui di kawasan CFD.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam momentum Dhaup Ageng menjadi salah satu cara sederhana untuk menunjukkan bahwa kebahagiaan keluarga Mangkunegaran juga menjadi kebahagiaan warga Solo.

Ia pun menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi pasangan pengantin tersebut.

“Kami sebagai warga Solo mengucapkan selamat dan mangayubagya. Semoga cepat dapat momongan. Menjadi keluarga sakinah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kirab Pengantin Dhaup Ageng Mangkunegaran berlangsung semarak dengan melibatkan berbagai unsur seni dan tradisi.

Gusti Sura dan Kanjeng Dimas menaiki kereta Glasslandauer yang ditarik empat kuda. Pasangan pengantin tersebut diiringi korps musik, panji-panji Mangkunegaran, barisan bregada, niyaga pembawa gamelan, pasukan berkuda Ladrang Mangungkung, hingga barisan pangombyong.

Ribuan warga memadati kawasan Pamedan hingga sepanjang rute kirab. Mereka melambaikan tangan dan memberikan ucapan selamat kepada pasangan pengantin yang untuk pertama kalinya tampil di hadapan masyarakat sebagai suami istri.

Berbagai atraksi seni dan kreasi ucapan selamat dari masyarakat turut menghiasi perjalanan kirab.

Di antara beragam bentuk partisipasi tersebut, karya seni Republik Aeng-Aeng dengan dukungan Kalipepe Land menjadi salah satu wujud kreativitas warga dalam menyambut kebahagiaan keluarga besar Pura Mangkunegaran.