Penambahan jadwal tersebut mulai berlaku pada 1 Desember 2026, bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026.
Dengan perubahan ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan dari Solo menuju Wonogiri maupun sebaliknya. Bahkan, jika sebelumnya perjalanan terakhir dari Stasiun Wonogiri dijadwalkan pukul 13.00 WIB, mulai 1 Desember nanti pelanggan dapat menggunakan perjalanan terakhir pada pukul 18.00 WIB.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan penambahan frekuensi perjalanan tersebut merupakan upaya meningkatkan pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Solo Raya.
“KAI Daop 6 Yogyakarta berharap perubahan dan penambahan jadwal perjalanan KA Batara Kresna ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat dari Solo ke Wonogiri maupun sebaliknya dan menambah kenyamanan bagi masyarakat dan pelanggan setia. Semoga penambahan jadwal ini juga menjawab kebutuhan masyarakat Solo dan Wonogiri yang selama ini memerlukan alternatif transportasi kereta api dengan jadwal KA yang lebih banyak,” terang Feni.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap KA Batara Kresna menjadi salah satu pertimbangan penambahan perjalanan tersebut.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 283.082 pelanggan menggunakan KA Batara Kresna selama periode Januari hingga Oktober 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 141.541 pelanggan naik dan 141.541 pelanggan turun.
Rata-rata tingkat okupansi harian kereta tersebut mencapai 80-100 persen. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api yang menghubungkan Kota Surakarta dengan Kabupaten Wonogiri.
Feni menjelaskan, selain mendukung mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan, KA Batara Kresna juga menawarkan pengalaman perjalanan yang memiliki daya tarik tersendiri.
Lintasan kereta ini melewati kawasan perkotaan Solo, tepatnya di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, kemudian berlanjut melintasi wilayah Sukoharjo hingga Wonogiri dengan pemandangan alam yang beragam.
“KA Batara Kresna yang melintasi kawasan perkotaan Solo, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi dilanjutkan dengan pemandangan wilayah Sukoharjo hingga Wonogiri juga memberikan pengalaman kepada masyarakat dapat melihat secara langsung dinamika kehidupan kota dari sudut pandang yang berbeda,” ujarnya.
Berikut jadwal lengkap perjalanan KA Batara Kresna yang berlaku mulai 1 Desember 2026:
Keberangkatan Stasiun Purwosari menuju Wonogiri
| Nomor KA | Berangkat | Tiba |
|---|---|---|
| KA 528 | 06.00 WIB | 07.00 WIB |
| KA 530 | 09.00 WIB | 10.00 WIB |
| KA 532 | 13.30 WIB | 14.30 WIB |
| KA 534 | 16.30 WIB | 17.30 WIB |
Keberangkatan Stasiun Wonogiri menuju Purwosari
| Nomor KA | Berangkat | Tiba |
|---|---|---|
| KA 527 | 07.30 WIB | 08.30 WIB |
| KA 529 | 10.30 WIB | 11.30 WIB |
| KA 531 | 15.00 WIB | 16.00 WIB |
| KA 533 | 18.00 WIB | 19.00 WIB |
Untuk tarif, KAI tetap memberlakukan harga flat sebesar Rp4.000 untuk sekali perjalanan. Waktu tempuh dari Stasiun Purwosari menuju Stasiun Wonogiri maupun sebaliknya sekitar satu jam.
Pelanggan dapat memesan tiket mulai H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI pada menu KA Lokal. Pembelian tiket juga tersedia melalui mesin Loket Box di stasiun yang menyediakan fasilitas tersebut.
Sementara itu, pembelian melalui loket manual hanya tersedia di Stasiun Purwosari, Sukoharjo, dan Wonogiri.
Feni menegaskan, penambahan jadwal perjalanan merupakan bentuk komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan pelanggan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“KAI akan terus meningkatkan kenyamanan para pelanggan KA. Harapannya, minat masyarakat semakin besar untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu serta mendukung kelestarian lingkungan untuk keberlanjutan,” pungkasnya.








