SOLO, MettaNEWS – Merayakan hari ulang tahunnya yang ke-23 pada Selasa (14/7/2026), Radio Metta Solo FM mengangkat tema Radio Experience. Secara historis Radio Metta Solo FM lahir pada 11 Juli 2003 dan perayaan seharusnya berlangsung pada Sabtu (11/7), acara peringatan baru digelar pada Selasa dengan dihadiri jajaran direksi, pemegang saham, mitra kerja, pelaku usaha, insan perhotelan, stakeholder, serta para karyawan.
Perayaan HUT ke-23 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Komisaris Utama Metta Solo FM, Sumartono Hadinoto, yang kemudian diserahkan kepada General Manager Metta Solo FM, Liliana Budiman S.E.,S.H.,M.H. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat acara dilanjutkan dengan tukar kado antar karyawan.
Dalam sambutannya, Sumartono mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang Metta Solo FM yang telah memasuki usia 23 tahun. Menurutnya, perjalanan tersebut terasa begitu cepat, terlebih Metta telah melewati berbagai dinamika, termasuk masa pandemi COVID-19 yang menjadi tantangan berat bagi seluruh industri media.
“Tiada kata lain selain bersyukur. Tidak terasa Radio Experience Metta Solo FM sudah berusia 23 tahun. Kita telah melewati berbagai zaman, termasuk tiga tahun pandemi COVID-19, dan hingga hari ini masih diberi keselamatan dan kesempatan untuk terus berkarya,” tuturnya.
Sumartono mengatakan, selama 23 tahun Metta Solo FM mampu bertahan karena semangat, kerja keras, keuletan, serta dukungan banyak pihak. Ia mengutip motivator Andrie Wongso yang mengatakan bahwa sukses diraih melalui semangat, kerja keras, dan keuletan.
“Menurut saya, 99,9 persen adalah usaha kita, tetapi ada 0,01 persen yang sangat menentukan, yaitu berkat dan penyertaan Tuhan. Sampai hari ini kita masih diberkahi sehingga tetap mampu bertahan di tengah kondisi media yang sedang tidak mudah,” katanya.
Ia mengakui industri media saat ini menghadapi tantangan besar akibat transformasi digital dan perubahan perilaku masyarakat yang semakin beralih ke platform media sosial. Karena itu, seluruh insan Metta diminta untuk terus beradaptasi, bekerja lebih keras sekaligus lebih cerdas dalam menghadapi perubahan zaman.
Sumartono juga menegaskan bahwa Metta Solo FM bukan semata-mata berorientasi pada keuntungan. Keberlangsungan radio hingga saat ini tidak lepas dari dukungan para pemegang saham, mitra, dan berbagai pihak yang terus memberikan kepercayaan kepada Metta Solo FM.
“Kita harus tetap semangat, menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan, tetapi tetap bekerja keras dan bekerja lebih cerdas. Tetap bersyukur atas penyertaan Tuhan selama 23 tahun ini dan terus menunjukkan prestasi melalui karya-karya yang positif,” pesannya.
Di akhir sambutan, Sumartono mengajak seluruh keluarga besar Metta Solo FM untuk terus menjaga semangat kebersamaan, bekerja dengan jujur, serta tidak pernah lelah bersyukur.
“Sukses adalah hak kita. Mari bersama-sama meraih kesuksesan dengan tetap diberkahi dan selalu bersyukur atas semua yang telah Tuhan berikan kepada kita hingga hari ini,” tuturnya.
General Manager Metta Solo FM, Liliana Budiman, S.E.,S.H.,M.H mengatakan usia 23 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang dipenuhi cerita, semangat, dan kebersamaan dengan para pendengar setia.
“Di balik perjalanan ini ada jutaan cerita, tawa, semangat, dan kebersamaan yang telah kami lalui bersama para pendengar setia. Atas nama seluruh keluarga besar Metta Media, saya mengucapkan terima kasih atas cinta, kepercayaan, dan dukungan yang telah menguatkan langkah kami hingga hari ini,” ujarnya.
Liliana berharap Metta Solo FM dapat terus menjadi media yang dicintai masyarakat, hadir sebagai sahabat bagi pendengar di setiap momen, sekaligus tetap relevan mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan generasi baru.
Ia juga optimistis Metta Solo FM akan terus bertumbuh menjadi media yang semakin kuat menghadapi perubahan, semakin kreatif menghadirkan program-program berkualitas, serta mampu memperluas jangkauan siaran dan berbagai aktivitasnya.
“Semoga di usia ke-23 ini kami terus bertumbuh, semakin kuat menghadapi perubahan, semakin kreatif menghadirkan program-program terbaik, serta dapat kembali mengudara dengan jangkauan yang lebih luas dan semangat baru. Terima kasih telah tumbuh bersama kami. Perjalanan ini masih panjang dan kami berharap masyarakat akan terus menjadi bagian dari setiap langkah Metta Solo FM,” kata Liliana.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, yang turut hadir dalam perayaan tersebut mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Metta Solo FM dan Pemerintah Kota Surakarta.
Astrid berharap kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan, tidak hanya melalui program siaran atau on air, tetapi juga dalam berbagai kegiatan off air yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Metta selama ini sudah bersinergi dengan Pemerintah Kota Solo. Ke depan kami berharap akan ada lebih banyak kegiatan yang berkelanjutan, bukan hanya melalui siaran, tetapi juga kolaborasi dalam berbagai kegiatan off air,” ungkapnya.
Memasuki usia ke-23, Metta Solo FM menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi sebagai media multiplatform yang tidak hanya menghadirkan informasi dan hiburan melalui siaran radio, tetapi juga aktif menjadi penggerak berbagai event, membangun kolaborasi dengan komunitas, dunia usaha, dan pemerintah, sehingga dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.









