SOLO, MettaNEWS — Pekan Olahraga antar Wilayah (Porwil) Cabang Olahraga Menembak Solo Raya dibuka di Lapangan Tembak Perbakin Surakarta, Minggu (12/7/2026).
Kejuaraan yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian Porwil Solo Raya sekaligus ajang pemanasan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Ketua Harian Perbakin Surakarta, Heru Murwanto, mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Porwil, khususnya KONI Kota Surakarta dan KONI kabupaten/kota se-Solo Raya.
“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada KONI Solo Raya, khususnya Ketua KONI Kota Surakarta beserta jajaran yang memberikan dukungan luar biasa sehingga Porwil cabang olahraga menembak dapat terlaksana,” ujar Heru saat pembukaan.
Ia mengatakan, antusiasme peserta sangat tinggi sejak pertandingan dimulai pada Sabtu (11/7/2026). Sejumlah nomor pertandingan, termasuk nomor indoor 10 meter dan tembak sasaran 25 meter (WRAB), telah dipertandingkan dengan persaingan yang ketat.
Heru menambahkan, usai pembukaan akan dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan kepada para juara dari nomor 10 meter, baik kategori individu maupun beregu, serta nomor 25 meter.
Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan Porwil tidak lepas dari kerja sama seluruh pengurus Perbakin Surakarta dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, menjelaskan bahwa Porwil Solo Raya tidak hanya mempertandingkan cabang olahraga menembak, tetapi juga tujuh cabang olahraga sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jawa Tengah.
“Porwil Solo Raya tidak hanya cabang olahraga menembak. Sebelumnya futsal sudah dibuka di Boyolali dengan dihadiri Ketua KONI Jawa Tengah. Kemudian ada renang di Karanganyar, akuatik di Sukoharjo, hari ini menembak di Surakarta, besok panahan di Klaten, dilanjutkan pencak silat di Wonogiri yang sekaligus menjadi penutupan,” jelasnya.
Her Suprabu mengatakan, penyelenggaraan Porwil diharapkan menjadi ajang mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang atlet dari masing-masing kontingen sebelum tampil di Porprov.
“Harapannya Porwil Solo Raya menjadi ajang persiapan atlet-atlet dari masing-masing kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi. Meskipun waktunya cukup mepet, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat soliditas dan kerja sama KONI kabupaten/kota di Solo Raya,” katanya.
Ia berharap Porwil dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali sebagai bagian dari program KONI Jawa Tengah dalam pembinaan olahraga berbasis wilayah.
“Ke depan kami berharap Porwil tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan setiap dua tahun sekali bisa dilaksanakan karena ini juga merupakan salah satu program KONI Provinsi,” ujarnya.
Her Suprabu juga mengapresiasi partisipasi enam kabupaten/kota di Solo Raya yang mengikuti cabang olahraga menembak. Sementara satu daerah, yakni Kabupaten Wonogiri, belum dapat berpartisipasi pada tahun ini.
“Semoga pada penyelenggaraan berikutnya seluruh kabupaten/kota di Solo Raya bisa ikut ambil bagian. Saya juga mendapat laporan persaingan berlangsung sangat ketat. Selisih nilai antara juara pertama dan kedua sangat tipis, sehingga ini menunjukkan kualitas atlet Solo Raya semakin kompetitif,” ungkapnya.
Melalui Porwil ini, Her Suprabu berharap para atlet Solo Raya mampu meningkatkan prestasi dan membawa hasil terbaik pada ajang Porprov Jawa Tengah 2026 sekaligus mengharumkan nama daerah masing-masing.









