SOLO, MettaNEWS – Dunia material bangunan premium di Kota Solo memasuki babak baru lewat TOSTEM Studio. Setelah empat dekade melayani kebutuhan masyarakat di bidang material bangunan, CV Candi Aluminium resmi menghadirkan TOSTEM Studio pertama di Jawa Tengah.
Kehadiran showroom produk aluminium premium asal Jepang ini diyakini menjadi langkah besar dalam menghadirkan pengalaman baru bagi arsitek, kontraktor, hingga pemilik rumah di Solo dan sekitarnya.
TOSTEM Studio yang berada di Candi Aluminium Jl. Juanda No 150 Solo tersebut menjadi showroom ke-8 di Indonesia dan diproyeksikan menjadi hub pengembangan pasar Jawa Tengah. Tidak sekadar showroom biasa, studio ini dirancang sebagai ruang pengalaman bagi pelanggan untuk melihat langsung kualitas, performa, hingga teknologi yang dimiliki produk aluminium Jepang dari TOSTEM.

Owner CV Candi Aluminium, Sumartono Hadinoto mengatakan, kepercayaan yang diberikan TOSTEM menjadi kebanggaan tersendiri bagi perusahaan yang telah berdiri selama 40 tahun tersebut.
“CV Candi yang telah mulai beroperasional 40 tahun yang lalu adalah perusahaan di bidang bangunan yaitu aplikator kaca, aluminium, aplikator bermacam-macam plafon, interior maupun eksterior material dan perdagangan bahan-bahan bangunan,” ujar Sumartono saat peresmian TOSTEM Studio di Solo, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, selama ini CV Candi menyediakan berbagai kebutuhan bangunan mulai dari lantai, dinding, plafon hingga atap dengan beragam produk berkualitas. Karena itu, dipilihnya Candi sebagai mitra showroom TOSTEM dinilai tidak lepas dari pengalaman panjang dan jaringan luas yang dimiliki perusahaan.
“Hari ini Candi sangat bersyukur dan bangga karena dipercaya oleh TOSTEM untuk mewujudkan atau menghadirkan TOSTEM Studio. Kami berharap dengan adanya TOSTEM Studio ini bisa semakin berkembang, semakin banyak pengguna TOSTEM dan produk-produk TOSTEM di Kota Solo dan sekitarnya,” kata Martono.
TOSTEM dikenal sebagai brand aluminium premium asal Jepang yang mengedepankan teknologi, kualitas, dan performa. Produk-produknya telah lolos standar pengujian internasional seperti JIS (Japan Industrial Standard) dan ASTM International, mulai dari ketahanan tekanan angin, kekedapan air, hingga insulasi suara.
Channel Development TOSTEM Indonesia, Deandra Yosephine mengatakan, Solo dipilih menjadi lokasi showroom pertama di Jawa Tengah karena dinilai memiliki pertumbuhan pasar yang sangat potensial.
“Untuk di Jawa Tengah, baru ini dan kami menggandeng Candi. Akan ada nanti di kota-kota lainnya dan untuk TOSTEM Studio ini adalah yang ke-8 di Indonesia. Jadi salah satu langkah besar kita juga untuk mengembangkan di pasar Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Deandra, hubungan kerja sama antara TOSTEM Indonesia dan Candi Aluminium telah terjalin selama 10 tahun. Reputasi dan kualitas pemasangan yang dimiliki Candi menjadi alasan utama TOSTEM memperluas kolaborasi melalui kehadiran studio resmi di Solo.
“Kami tahu kualitas pemasangan dari tim Candi sendiri. Jadi kualitasnya selalu dijaga dari 10 tahun ini semakin baik,” imbuhnya.
Ia menambahkan, masyarakat kini semakin sadar pentingnya kualitas aluminium sebagai investasi jangka panjang untuk hunian maupun bangunan komersial. Karena itu, TOSTEM menghadirkan berbagai pilihan produk mulai dari segmen standar hingga premium.
Yang membedakan TOSTEM Studio dengan showroom lain, lanjut Deandra, adalah adanya pengalaman langsung bagi pelanggan untuk menguji performa produk. Salah satunya melalui simulasi water test performance dan pengujian insulasi suara.
“Customer bisa langsung datang dan merasakan langsung performa dari TOSTEM. Kita bisa demonstrasikan bahwa produk ini tidak bocor dan juga bisa menguji noise atau suara. Pengalaman itu bisa langsung dirasakan dan dinikmati customer,” jelasnya.
Sementara itu, Owner Candi Aluminium Solo, Darmadi Hasonudin menegaskan, kehadiran TOSTEM Studio bukan hanya untuk kepentingan penjualan, tetapi juga menjadi pusat kolaborasi dan edukasi bagi dunia arsitektur serta konstruksi di Solo.
“TOSTEM Studio ini sebagai langkah untuk menyediakan fasilitas terbaik untuk mitra bisnis kita termasuk kontraktor, arsitek, owner rumah. Dengan adanya studio ini memungkinkan mereka melihat, meraba, dan mencoba langsung produk yang ada,” ujar Darmadi.
Ia optimistis kehadiran showroom tersebut mampu mendongkrak penjualan hingga 100 persen karena pelanggan kini dapat melihat langsung kualitas produk yang ditawarkan.
Selain itu, studio ini juga dibuka sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa dan komunitas arsitek di Solo. Darmadi mengaku telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Sebelas Maret dan Universitas Muhammadiyah Surakarta serta komunitas arsitek di Solo.
“Kita tidak sekadar penjualan tapi buat edukasi juga bisa. Mahasiswa atau arsitek yang ingin melihat langsung produk dan teknologi yang ada di sini sangat terbuka,” katanya.

Dukungan terhadap pengembangan TOSTEM Studio di Indonesia juga datang dari Asia Region Marketing Leader LIXIL Housing Technology, Hirokazu Morokuma. Ia menyebut strategi pembangunan studio menjadi langkah penting dalam memperkuat brand TOSTEM di Indonesia.
“Ini bukan hanya showroom untuk memajang produk. Kami ingin memberikan ruang bagi pelanggan, arsitek, desainer, dan pemilik rumah untuk merasakan pengalaman brand ini dan mendapatkan inspirasi gaya hidup yang lebih baik,” ujar Hirokazu.
Menurutnya, desain showroom di Solo dinilai sangat baik dan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat bisnis TOSTEM di Jawa Tengah.
“Saya berharap banyak orang datang dan menikmati pengalaman di studio ini. Harapan kami sangat tinggi untuk perkembangan showroom ini di masa depan,” pungkasnya.











