SOLO, MettaNEWS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2026 resmi dimulai di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (22/4/2026). Program ini difokuskan pada pembangunan talud sungai serta penataan lingkungan permukiman guna meningkatkan kualitas kawasan sekaligus mitigasi kerusakan lingkungan.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, memimpin langsung apel pembukaan sekaligus melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya kegiatan.
Apel pembukaan digelar di halaman Rumah Makan Ayam Goreng Pangeran Solo. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Kodim 0735/Surakarta dalam mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Astrid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat wilayah, khususnya terkait infrastruktur dan penataan lingkungan.
“Terima kasih kepada Kodim 0735 Surakarta, kita bersama-sama bergotong royong menindaklanjuti permasalahan di masyarakat, khususnya penataan kawasan dan lingkungan,” kata Wawali Astrid.
Ia menambahkan, program TMMD merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Kota Solo. Pemerintah kota, kata dia, berkomitmen memastikan pembangunan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melibatkan partisipasi aktif warga setempat. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, TNI, dan warga, sekaligus menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.
Program TMMD Sengkuyung II Tahun 2026 menjadi salah satu langkah konkret dalam mempercepat pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor, serta memastikan peningkatan kualitas lingkungan permukiman secara berkelanjutan.







