SOLO, MettaNEWS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2025 resmi dimulai di wilayah Kodim 0735/Surakarta, Selasa (6/5/2025). Pembukaan kegiatan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong dan peletakan batu pertama oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang di halaman IKM Semanggi Harmoni, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.
TMMD kali ini menyasar pembangunan fisik berupa saluran drainase sepanjang 595 meter dengan ukuran 60 x 60 cm di Jalan Kahar Muzakir. Proyek ini diharapkan mampu mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan.
“Program ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 6 Mei hingga 4 Juni 2025, dengan melibatkan personel TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Karena ini dari masyarakat dan kembali untuk masyarakat,” tegas Letkol Inf Fictor J. Situmorang.
Tidak hanya infrastruktur, TMMD Sengkuyung juga memuat berbagai kegiatan non-fisik. Seperti penyuluhan bela negara, kamtibmas, bahaya narkoba, stunting, mitigasi bencana, hingga pembagian sembako untuk warga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan.
Walikota Surakarta, Respati Ardi, turut hadir dalam acara pembukaan menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dalam program ini.
“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menanamkan semangat bela negara kepada masyarakat,” ujarnya.
TMMD telah menjadi program unggulan yang tak hanya mempercepat pembangunan di wilayah, tetapi juga menyentuh aspek kehidupan sosial masyarakat.
“Melalui keterlibatan semua pihak, program ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata dan mendorong semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama bangsa,” tuturnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang berharap proyek drainase ini dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga.








