SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menekankan pentingnya peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mencegah praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.
Menurutnya, APIP memiliki posisi strategis dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara optimal guna mencegah potensi penyimpangan.
“Kota Surakarta yang telah ditetapkan sebagai Kota Percontohan Anti Korupsi memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan memperkuat komitmen tersebut. Peran APIP sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” papar Respati saat menghadiri sosialisasi Penguatan Integritas bagi APIP dan Penyuluh Antikorupsi di Inspektorat Surakarta, Jumat (10/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Respati juga menyoroti pentingnya membangun integritas tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga dari lingkup keluarga. Ia mengapresiasi program Keluarga Berintegritas yang dinilai mampu membentuk karakter dan moral individu sejak dini.
“Ini sangat bagus, karena pasangan suami-istri turut menentukan niat dan motif sejak awal. Maka dari itu, mari saling mengingatkan, dari atasan hingga bawahan, untuk terus menjaga integritas,” katanya.
Lebih lanjut, Respati mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi dengan APIP dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan bebas dari praktik korupsi. Ia meyakini kolaborasi tersebut akan memperkuat reformasi birokrasi di Kota Solo.
“Saya mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi, menjaga kepercayaan masyarakat, dan memberikan pengabdian terbaik bagi Kota Surakarta,” tegasnya.
Ia juga berharap jajaran APIP dapat terus menjaga komitmen, menjadi teladan dalam integritas, serta mampu menciptakan budaya antikorupsi, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan keluarga.







